P3A Karanganyar Laksanakan Pemasangan Batu di Daerah Irigasi Cipanas II

oleh -4410 Dilihat
oleh
p3a desa karanganyar revolusinews revolusi news

INDRAMAYU, Revolusinews.com – Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Tirta Tirta Mukti Asih Desa Karanganyar Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat yang diketuai oleh H Fakrun melaksanakan pekerjaan pemasangan batu di Daerah Irigasi (D.I) Cipanas II saluran rengas BRg6 BRg7 Desa Karanganyar.

Pada papan informasi pekerjaan yang terpasang di lokasi pekerjaan dijelaskan bahwa pekerjaan tersebut dari pihak Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung, yang dikerjasamakan dengan P3A Tirta Tirta Mukti Asih.

Pekerjaan tersebut memiliki surat kesepakatan kerja sama (SKKS) dengan nomor 32/SKKS/OPIP/At/5/2022 pada tanggal 5 Oktober 2022. Dengan penjelasan kegiatan operasi dan pemeliharaan irigasi partisipatif Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat.

Adapun upah borongan pekerjaan pemasangan batu yang dikerjasamakan dengan P3A dengan waktu pelaksanaan 60 hari kalender tersebut senilai Rp.35,685,000 yang sumber dananya berasal dari World Bank Loan.

Saat RNews berada di lokasi pekerjaan tersebut pada Kamis (3/11/2022) pagi, terlihat beberapa pekerja yang sibuk memasang batu di Daerah Irigasi (D.I) Cipanas II saluran rengas BRg6 BRg7 Desa Karanganyar tersebut.

Diketahui, dari informasi yang diperoleh melalui website sda.pu.go.id diijelaskan, Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) merupakan proyek yang bersumber dari Loan Agreement antar Pemerintah Indonesia dengan World Bank (WB) dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) yang pengelolaannya ada pada lintas empat Kementerian dan Lembaga yaitu Bappenas, Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pertanian.

Adapun tujuan proyek SIMURP adalah optimalisasi dan modernisasi layanan sistem irigasi yang efektif, efisien dan berkelanjutan dengan target luas area yakni 276,000 hektar yang diharapkan dapat meningkatkan Intensitas Pertanaman (IP) Padi dari target 180% menjadi 200%.

No More Posts Available.

No more pages to load.