Pejalan Terganggu Akibat Tumpukan Material di Badan Jalan

oleh -131 Dilihat
inshot 20260428 192257549 (10)
Gambar Ilustrasi kecelakaan akibat tumpukan material di jalan Desa Petanjungan, Selasa (28/4/2026). (Dok. Rnews)

PEMALANG, Revolusinews.com – Aktivitas proyek pembangunan ruas jalan Iser–Kendalsari di Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, menuai sorotan setelah terjadi insiden pengendara terjatuh akibat kondisi jalan menyempit oleh material proyek, Selasa (28/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar titik pekerjaan yang berada di jalur aktif pengguna jalan. Berdasarkan pantauan wartawan pada sore hari sekitar pukul 16.58 WIB, terlihat tumpukan batu berada di bahu hingga badan jalan yang menyebabkan ruang lintasan kendaraan menjadi terbatas.

Seorang warga sekitar, Imah, mengungkapkan dirinya sempat melihat langsung kejadian tersebut. “Ya pak, tadi memang ada orang jatuh di dekat tumpukan material batu,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia menjelaskan, insiden bermula saat sebuah odong-odong melintas dari arah barat, sementara sepeda motor datang dari arah berlawanan. Kedua kendaraan berpapasan di sisi jalan yang menyempit karena tumpukan batu.

Menurut Imah, pengendara motor diduga kurang sabar saat melintas. “Motor itu tetap jalan saat kondisi sempit, akhirnya jatuh setelah odong-odong lewat,” tambahnya.

Kondisi ini diduga dipicu oleh penempatan material proyek yang tidak tertata dengan baik, sehingga mengganggu akses lalu lintas. Minimnya pengamanan dan penataan material di lokasi pekerjaan juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Sementara itu, mandor proyek bernama Iwan sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya biasanya merapikan material sebelum meninggalkan lokasi kerja. “Kalau mau pulang, saya beres-beres material dulu yang sekiranya mengganggu,” ujarnya.

Namun fakta di lapangan menunjukkan masih adanya tumpukan batu di badan jalan, termasuk di sekitar gapura perbatasan Desa Karangasem dan Petanjungan sejak hari sebelumnya. Warga pun mempertanyakan pengawasan dari pihak terkait terhadap proyek dengan nilai kontrak miliaran rupiah tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

No More Posts Available.

No more pages to load.