DEPOK, Revolusinews.com – Pusdiklat Prawita Genppari menyelenggarakan pelatihan untuk membekali setiap peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan usaha berbasis homestay di pedesaan.
Ketua Umum DPP Pusdiklat Prawita Genppari, Dede Farhan Aulawi mengatakan, homestay merupakan konsep yang sangat sesuai untuk mendukung pengembangan amenitas pariwisata nasional, mengingat potensi terbesar pariwisata Indonesia ialah budaya dan alam.
“Homestay merupakan rumah masyarakat yang ditumpangi ataupun disewa oleh wisatawan dengan tujuan ingin mengenal bahasa, budaya, keseharian dan kearifan lokal dari masyarakat tersebut,” ujar Dede kepada Revolusinews.com yang diterima di Depok pada Rabu (26/4/2023).
Menurutnya, menginap di homestay dinilai dapat menambah pengalaman serta informasi mengenai aktifitas dan kebiasaan masyarakat lokal. Sehingga, para wisatawan dapat mempelajari tentang living culture masyarakat lokal melalui interaksi langsung yang terjalin diantara wisatawan dan masyarakat setempat.
“Hal-hal kecil seperti rutinitas sehari-hari, bahasa daerah yang digunakan, serta kebiasaan adat istiadat merupakan pengalaman menarik bagi wisatawan. Interaksi tersebut merupakan nilai tambah bagi keberadaan homestay,” tutupnya.
Subjek pembahasan pelatihan tersebut yaitu :
– Pengetian Pengembangan Usaha
– Proses Pembentukan Homestay
– Peran Masyarakat Dalam Pengembangan Homestay
– Pemanfaatan Teknologi Informasi
– Sistem Pemasaran dan Pemesanan Online
– Database Homestay Desa
– Peluang Pengembangan Aktivitas Wisatawan
– Peluang Pengenalan Produk UMKM Desa
Informasi lebih lanjut bisa menghubungi :
– Ibu Ria : 0813 9555 2289
– Ibu Ines : 0813 2498 5928











