Pembangunan Jalan Cor Beton DD Tahap II 2023 Desa Juntikebon Amburadul

oleh -1549 Dilihat
img 20230813 wa0028

INDRAMAYU, Revolusinews.com – Pembangunan jalan cor beton terkesan lemah pengawasan dari pihak Pendamping Teknik Desa (PTD) dan dinas terkait, diduga berdampak pada kualitas pembangunan jalan cor beton di Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Sabtu (12/8/2023).

Terbukti ketika tim media revolusinews.com saat monitoring ke lapangan langsung dan melihat apa yang dikerjakan oleh pekerja pembangunan jalan cor beton dengan panjang 1.160 M dengan lebar 1,2 M dan tinggi 0,10 M dengan menggunakan sumber dana dari Dana Desa Tahap II tahun 2023 di lokasi tersebut, ditengarai tidak memenuhi standar.

Pasalnya, pembangunan tersebut diduga asal jadi saja dan tidak sesuai bestek/RAB, karena dimulai dari tanah dasar/berm leveling urugan sirtu tidak menggunakan matrial batu tersaring.

Matrial batu yang digunakan untuk pembangunan jalan cor beton tersebut juga bukan batu tersaring melainkan batu tanah atras juga ketinggian cor beton terlihat sedikit, hanya dipinggir bahu jalan yang terlihat sesuai petunjuk papan display sehingga bangunan jalan mirip seperti membuat pot bunga.

Salah satu pekerja yang tidak mau disebut nama saat ditanya, dirinya mengatakan bahwa pekerjaan tersebut menurut informasi yang dia terima menggunakan Dana Desa,” iya Ini dana desa tahap dua punya Pak Kuwu,” katanya.

Seperti yang telah disampaikan Aktivis Muda Ketua LSM Kerista Rikcy Andito  dirinya menilai pekerjaan tersebut diduga asal jadi agar dapat meraup keuntungan lebih banyak. Kalau pekerjaan Proyek Dana Desa Dikerjakan pada malam hari ini, biasanya akan luput dari pengawasan dan berpotensi ingin mendapat banyak keuntungan.

”Saya melihat sudah beberapa kali proyek bersumber dari ADD, DD mau pun Banprov bermasalah. Ini akibat pengawasan yang masih lemah, atau bahkan mungkin bisa terjadi ada dugaan pemufakatan yang tidak baik antara pengawas pelaksana dan penanggung jawab anggaran.

Dalam kegiatan ini pengawasan sangat penting dari semua proses tahapan pengerjaan, khususnya pada saat dimulai adanya pelaksanaan pembangunan, sebagai pendamping desa secara teknik seharusnya hadir untuk mendampingi dan mengontrol jalannya pekerjaan guna meminimalisir adanya penyimpangan

”Karena, sebaik apapun perencanaan dan RAB yang di kerjakan, bahkan sudah sesuai dengan standar sekalipun, kalau dalam pelaksanaan pembangunannya tidak dijalankan, ya hasilnya bisa diduga amburadul,” jelas Rikcy Andito

”Dilihat secara kasat mata, sudah nampak jelas dikegiatan ini dilaksanakan pada malam hari, disinyalir terjadi adanya dugaan penyimpangan, kalau sudah tidak bisa dibina, ya harus diproses hukum sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku,” ungkapnya dengan tegas.

Wendi selaku Kuwu Desa Juntikebon saat di konfirmasi media revolusinews.com pada Sabtu (12/08/2023) mengatakan,” pekerjaan jalan cor beton dikerjakan langsung oleh pemdes agar masyarakat tahu selama kepemimpinannya, baru kali ini ia turun langsung ke lokasi,” jelasnya, selebihnya tidak banyak komentar dan terkesan dirinya acuh.

No More Posts Available.

No more pages to load.