INDRAMAYU, Revolusinews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Muntur menyalurkan bantuan pangan beras 10 Kg kepada 841 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan masing-masing menerima 10 Kg bertempat di Kantor Desa Muntur, Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat pada Jumat (9/6/2023).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Kapolsek Losarang beserta Anggotanya, Babinsa Koramil 1611/ Losarang, dan Anggota Satpol PP Losarang.
Salah satu Pamong Desa Muntur, Kasi Pemerintahan, Kasori saat dikonfirmasi RNews mengatakan, bahwa di Desa Muntur ada sejumlah 841 KPM yang masing-masing KPM menerima beras 10 Kg.
Diketahui, Pemerintah memberikan ekstra tambahan beras sejumlah 10 Kilogram kepada setiap penerima Bantuan Sosial Tunai (Bansos Tunai) atau BST dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan oleh Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) mengingat jaringan BULOG terdapat di seluruh wilayah Indonesia.
Adapun pembaruan data penerima Bansos Tunai di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sudah selesai sejak akhir pekan lalu dan siap digunakan dalam penyaluran. Prioritas penyaluran BST di daerah yang menerapkan PPKM darurat dan tempat lainnya dilakukan dengan memanfaatkan teknologi.
Untuk penyaluran Bansos Tunai dilakukan melalui PT Pos Indonesia, sedangkan PKH akan disalurkan melalui Himpunan Bank-bank Negara (Himbara), serta beras melalui Perum BULOG.
Adapun penyegeraan penyaluran bansos ini sesuai instruksi Presiden seiring diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang di mulai tanggal 3-20 Juli 2021. Alokasi anggaran untuk 10 juta penerima Bansos Tunai senilai Rp6,1 triliun, sedangkan untuk PKH yang menyasar 10 juta penerima senilai Rp13,96 triliun. Kemudian untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi 18,8 juta penerima dialokasikan anggaran senilai Rp45,12 Triliun.












