TANGERANG, Revolusinews.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Pondok Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai forum bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membahas berbagai usulan pembangunan yang menjadi kebutuhan warga, Kamis (24/9/2026).
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pondok Jaya Deri Dermawan S.Sos mengatakan, bahwa pemerintah desa terus berupaya mendorong pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Salah satu pembangunan yang saat ini tengah berjalan adalah pembangunan Kantor Desa Pondok Jaya. Menurut Deri, pembangunan tersebut menggunakan lahan bengkok desa.
“Kami meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat karena pembangunan Kantor Desa Pondok Jaya saat ini masih terus berlanjut. Kantor desa tersebut dibangun di atas tanah bengkok Desa Pondok Jaya,” ujar Deri.
Selain pembangunan kantor desa, pemerintah desa juga menaruh perhatian terhadap penyediaan sarana olahraga bagi masyarakat. Salah satu yang diusulkan adalah pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) yang diharapkan dapat direalisasikan pada 2027-2028.
Deri juga menyampaikan perhatian pemerintah desa terhadap sektor pendidikan. Salah satunya terkait kebutuhan penambahan ruang kelas di SMPN 2 Sepatan.
“Kami juga akan memperhatikan sarana pendidikan yang ada di wilayah Desa Pondok Jaya, termasuk SMPN 2 Sepatan yang membutuhkan penambahan ruang kelas. Semoga melalui Musrenbangdes ini, usulan pembangunan dapat direalisasikan secara merata,” katanya.
Di bidang infrastruktur, pemerintah desa juga telah mengusulkan pembangunan jalan di jalur pinggir kali. Usulan tersebut mencakup betonisasi jalan mulai dari Pintu Air Sulang hingga Jalan Pilar Bangsa, Cadas.
“Kami berharap usulan ini dapat direalisasikan dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Pondok Jaya Rian Rahmat Fadillah menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan desa diharapkan tidak hanya terpusat di wilayah tertentu. Menurutnya, pembangunan harus dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di setiap RT dan RW.
“Kami berharap Desa Pondok Jaya semakin maju dan menjadi desa yang mandiri. Dana desa juga sangat membantu dalam mendukung berbagai program pemerintah pusat,” ujar Rian.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah Desa Pondok Jaya turut mengusulkan sejumlah program yang berkaitan dengan penanganan banjir.
Salah satunya adalah pembangunan pos pantau di sekitar depan SPBU Sulang. Pemerintah desa juga mendorong agar penataan dan pemanfaatan Situ Sulang dapat segera direalisasikan.
“Kami menginginkan adanya pos pantau tepatnya di depan SPBU Sulang. Kami juga berharap Situ Sulang dapat segera direalisasikan, meskipun kewenangannya berada pada BBWS, pemerintah provinsi, maupun kementerian. Hal ini diharapkan dapat membantu mengurangi titik-titik wilayah yang rawan banjir di Desa Pondok Jaya,” jelasnya.
Rian menambahkan, sejumlah pembangunan di Desa Pondok Jaya telah direalisasikan, terutama pembangunan infrastruktur jalan. Di antaranya berupa paving block, hotmix, serta U-Ditch.
Melalui Musrenbangdes tersebut, Pemerintah Desa Pondok Jaya berharap berbagai usulan masyarakat dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan ke depan, dengan tetap mengedepankan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.
Musrenbangdes dihadiri Kepala Desa Pondok Jaya Deri Dermawan S.Sos, Camat Sepatan Aan Ansori, S.IP. M.Si, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang H. Mamun Murod, S.Ag., Ketua BPD Pondok Jaya Nandang, Sekretaris Desa Pondok Jaya Rian Rahmat Fadillah, staf dan Kasi Binwas Kecamatan Sepatan, Babinsa, Binamas, organisasi kepemudaan (OKP), para ketua RT dan RW, serta tokoh masyarakat Desa Pondok Jaya






