TANGERANG, Revolusinews.com – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di tahun 2026 telah menyediakan kuota 1,35 juta sertifikat halal gratis untuk UMK. Adapun batas akhir pengajuan pelaku usaha di daerah dihimbau segera mengajukan sebelum akhir Juni 2026 agar kuota daerah terserap maksimal, jika tidak akan ditarik ke pusat.
Dengan target penyerapan maksimal pada pertengahan tahun sekitar Juni 2026, setelah itu kuota bisa ditarik dan digabung nasional, namun kewajiban sertifikasi halal bagi UMK adalah 17 Oktober 2026.
Memaksimalkan kesempatan dan potensi tersebut, Halal Center Mathla’ul Anwar (HCMA) Tangerang Selatan, terus membantu para UMKM melakukan pendampingan pembuatan sertifikat halal gratis, bertempat di Kantor Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan pada hari Rabu (25/02/2026) yang dihadiri Sekretaris Kelurahan Suryanah beserta staff Kelurahan Tommi.
Ratu Azizah koordinator acara ini menjelaskan bahwa legalitas sertifikat halal dan Nomor Induk Berusaha (NIB), sangat penting untuk pelaku usaha UMKM, bagi pelaku usaha yang belum memiliki sertifikat halal segera mendaftar prosesnya sangat mudah.
“Dengan sertifikat halal, produk kita lebih dipercaya konsumen, resmi dan aman secara hukum, bisa masuk marketplace dan retail, akses permodalan dan program pemerintah serta pengembangan usaha siap naik kelas,” jelasnya.
Arie Wahyundari Sekretaris HCMA Tangsel menambahkan bahwa HCMA Tangsel secara
marathon terus berpacu menggelar pelayan sertifikat halal antara lain :
- Tanggal 12-29 Januari 2026 di wilayah kantor kelurahan Tangsel (Kel.lSerua – Ciputat, Lengkong Gudang Timur – Serpong, Cilenggang – Serpong, Perigi Baru – Pondok Aren, dan Kel. Serpong – Kecamatan Serpong).
- Tanggal 09-27 Februari 2026 ( Kel Pesanggrahan Jaksel, Area masjid Asy Syuhada Cikampek Timur Karawang, Kel Jelupang – Serpong Utara, Kel Bedahan Depok, Kantior Desa Kamojang – Cikampek Karawang, Sekretariat RW 19 Kel Bojong Nangka Kelapa Dua Tangerang dan Kel. Lengkong Karya Serpong Utara).
“Setelah acara selesai akan dilanjutkan dengan kegiatan pertemuan Pendamping Halal se-Jabotabek,” kata Arie menutup pembicaraan.









