Perjuangan Kades Cikadu Berbuah Hasil, SMA Negeri Pertama Akan Berdiri di Watukumpul Pemalang

oleh -478 Dilihat
img 20250716 wa0057
Kepala Desa Cikadu, H. Rukun yang tak kenal lelah memperjuangkan pendidikan setara bagi warganya. (Dok. Rae Kusnanto)

PEMALANG, Revolusinews.com – Harapan masyarakat Kecamatan Watukumpul untuk memiliki Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri akhirnya terwujud. Setelah melalui proses panjang yang penuh tantangan, pembangunan SMA Negeri Watukumpul resmi dimulai tahun 2025, berlokasi di Desa Cikadu. Ini menjadi bukti nyata keberhasilan perjuangan Kepala Desa Cikadu, H. Rukun, yang tak kenal lelah memperjuangkan pendidikan setara bagi warganya.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memang memiliki komitmen membangun akses pendidikan merata, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Desa-desa di pelosok, seperti Cikadu, menjadi prioritas dalam program pemerataan ini.

Menurut H. Rukun, gagasan menghadirkan SMA Negeri di Watukumpul bukan hal baru. Namun baru kali ini berhasil diwujudkan secara nyata. Berbagai tahap telah dilalui, mulai dari penyusunan proposal, advokasi ke tingkat provinsi, hingga negosiasi terkait lokasi dan pembebasan lahan. “Alhamdulillah, semua proses berjalan lancar, tanpa kendala berarti,” ujarnya saat dihubungi Kamis siang (17/7).

inshot 20250717 163844603
Kepala Desa H. Rukun menggelar tasyakuran atas dibangunnya sekolah SMA di desanya bersama warga dan para perangkat desa. (Dok. Rae Kusnanto)

Rukun menambahkan bahwa dirinya tidak bergerak sendiri. Sejumlah kepala desa di sekitar Kecamatan Watukumpul turut mendukung upaya ini demi kepentingan pendidikan generasi muda. “Ini perjuangan kolektif. Masyarakat sangat mendambakan sekolah negeri yang dapat diakses tanpa harus pergi jauh ke luar kecamatan,” ungkapnya.

Pembangunan SMA Negeri Watukumpul didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025. Pembangunan direncanakan berlangsung secara bertahap. Untuk tahap awal di tahun anggaran 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan dana sebesar Rp3,5 miliar.

Proyek ini dikelola langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi, tender pembangunan sendiri sudah dimulai sejak 18 Mei 2025 melalui sistem LPSE, dan dikerjakan oleh kontraktor dari Semarang.

Kepastian pembangunan ini menjadi angin segar bagi masyarakat Watukumpul yang selama ini harus menyekolahkan anak-anak mereka ke kecamatan tetangga. Dengan hadirnya SMA Negeri ini, diharapkan angka partisipasi sekolah menengah di wilayah tersebut meningkat signifikan.

Pemerintah Desa Cikadu berharap pembangunan ini rampung tepat waktu dan dapat segera menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026-2027 mendatang. Fasilitas pendidikan yang memadai, ditambah tenaga pengajar berkualitas dari Dinas Pendidikan, diyakini akan membawa dampak besar bagi kemajuan SDM di Watukumpul.

Kisah sukses ini menjadi contoh nyata bahwa dengan kolaborasi dan komitmen, pembangunan sektor pendidikan di daerah tertinggal bisa terwujud. Desa Cikadu kini menatap masa depan dengan penuh optimisme, seiring berdirinya simbol kemajuan: SMA Negeri Watukumpul.