SPSL dan CTP Bagikan Sembako untuk Warga Srijaya yang Terdampak Banjir

oleh -259 Dilihat
oleh
img 20250717 wa0015 11zon
PT SPSL dan PT CTP memberikan bantuan berupa sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Srijaya. (Dok. Ambang RNews)

BEKASI, Revolusinews.com – PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) dan PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP) memberikan bantuan berupa sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Srijaya yang diterima oleh Kepala Desa Srijaya, Canih Hermansyah di Kantor Kepala Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat pada 10 Juli 2025.

img 20250717 wa0016 11zon

Direktur PT CTP Tollways, Erwan Dwi Winanto mengatakan, bantuan berupa paket sembako dan makanan siap saji bagi warga terdampak disalurkan bersama SPSL dan CTP. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen dari SPSL dan CTP untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana dan sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kantor CTP berdekatan dengan warga terdampak banjir, sehingga sudah seharusnya Perusahaan memiliki awareness terhadap lingkungan sekitar,” ujar Bapak Erwan Dwi Winanto, selaku Direktur PT CTP Tollways.

Ia berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga terdampak serta mendorong semangat gotong royong dalam menghadapi bencana.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir serta memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi dengan baik,” harap Erwan.

Sementara itu, Kepala Desa Srijaya, Canih Hermansyah menyampaikan wilayah Desa Srijaya yang terdampak banjir adalah RT 06/ RW01, RT 01/ RW02, dan RT 02/ RW 01, sementara jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir sekitar 300 KK. Beliau mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian dari SPSL dan CTP.

“Sejak awal CTP berkantor di Desa Srijaya, warga merasa diperhatikan apabila membutuhkan bantuan, terutama saat terjadi bencana banjir, seperti saat ini atau Maret lalu,” tutup Canih.

Indonesia mengalami fenomena kemarau basah, yaitu kondisi di mana hujan masih turun secara berkala atau memiliki curah hujan di atas normal meskipun secara kalender sudah memasuki musim kemarau. Dampak paling signifikan dari fenomena kemarau basah ini adalah potensi bencana hidrometeorologi. Curah hujan yang tinggi di musim kemarau meningkatkan risiko terjadinya bencana banjir, terutama di daerah dengan sistem drainase yang kurang memadai atau topografi rentan.

No More Posts Available.

No more pages to load.