INDRAMAYU, Revolusinews.com – Permata Makmur Tani Desa Kaplongan, Kecamatan Kedokanbunder Kabupaten Indramayu mendapatkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun 2024 yang dikerjakan secara swakelola dengan jenis pekerjaan yaitu peningkatan irigasi Sumber Dana dari APBN jumlah anggaran Rp195 juta rupiah melalui usulan aspirasi H. Dedi Wahidi Anggota DPR RI Komisi V.
Berdasarkan pemantauan tim media di lapangan pada Selasa (22/10/2024) pengerjaan Program Peningkatan percapatan Tata Guna Air Irigasi di Desa Kaplongan ini sudah mulai tahap pelaksanaan pembangunan.
Adnan selaku Ketua Kelompok P3-TGAI Permata Makmur Tani yang mencakup area lokasi daerah irigasi rentang di Desa Kaplongan yang didampingi sekertaris Turani serta Akyadi selaku bendahara berharap agar program tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya pelaku pertanian demi terciptanya suatu tatanan perekonomian menuju swasembada pertanian hingga akhirnya tercapai kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.
“Dalam melaksanakan pekerjaan ini kami selalu menjalani dengan penuh rasa tanggung jawab, dan sesuai prosedur, tentunya berdasarkan petunjuk dan arahan kuwu selaku penanggung jawab kegiatan P3-TGAI Permata Makmur Tani Desa Kaplongan serta tetap mengacu pada standar tupoksi. Namun dalam hal ini bukan berarti tanpa salah dan khilaf akan tetapi apa yang menjadi tanggung jawab pekerjaannya selalu diselesaikan dengan kesungguhan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB),” kata Adnan.
Sementara itu, Arifin Kuwu Desa Kaplongan saat dihubungi Revolusinews.com pada Selasa (22/10/2024) mengatakan, Desa Kaplongan merupakan salah satu desa penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3-TGAI) tahun 2024 dari Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung. Hal ini karena kondisi geografis Desa Kaplongan yang berpotensi mengalami kekeringan yang cukup tinggi di musim kemarau.
“Proyek ini dibiayai oleh APBN tahun anggaran 2024 dengan total dana Rp 195.000.000,- dan dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok Tani P3A Permata Makmur Tani ini dikerjakan dari petani, oleh petani, dan untuk petani. Kita membeli material bangunan dari toko di sekitar lokasi proyek, sehingga perekonomian bisa berjalan. Sehingga perputaran uang akan berjalan dan mampu mengurangi dampak sosial dan ekonomi karena pandemi,” ungkap Kuwu Arifin.

Lebih lanjut diungkapkan Arifin, selain untuk meningkatkan fungsi irigasi lahan pertanian, kegiatan ini juga sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional dengan cara meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari desa yang merupakan tatanan masyarakat terkecil. Peran Desa/Kelurahan menjadi sangat penting sebagai kepanjangan tangan pemerintah dilakukan secara efektif, efisien, prudent, transparan, dan akuntabel sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Pengerjaan proyek ini melibatkan masyarakat sekitar dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat .
“Kami sangat berterima kasih atas aspirasi yang diperjuangkan oleh bapak Dewa sapaan akrab H. Dedi. Wahidi anggota DPR RI F-PKB,” ujar Kuwu Kaplongan
“Semoga pembangunan ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya.








