Perundingan Buntu, Buruh PT FPJ Indramayu akan Aksi Besar

oleh -240 Dilihat
oleh
img 20260516 wa0004 11zon

INDRAMAYU, Revolusinews.com – Perundingan Bipartit tahap pertama antara Pimpinan Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (PUK FSPMI) PT Food Packaging Jaya dan manajemen perusahaan berakhir tanpa hasil pasti yang digelar di kantor HRD PT FPJ, Jumat (15/5/2026).


Pihak perusahaan hanya menyatakan akan menyampaikan keputusan tertulis pada 22 Mei mendatang. Hasil itu membuat ratusan buruh kecewa. Mereka menyatakan tidak puas karena tidak ada jawaban langsung atas tuntutan yang diajukan. Massa menegaskan akan terus mengawal proses hingga tahap berikutnya agar hak-hak pekerja tidak diabaikan.


Perundingan tersebut dihadiri sejumlah pihak eksternal sebagai mediator dan saksi. Hadir perwakilan Polsek Losarang, Koramil Losarang, serta Kaur Pelayanan Desa Muntur Asep Syaefurohman.


Ketua PUK FSPMI PT FPJ Johan Kartono menyebut sikap buruh tetap sama meski kecewa. “Sikap saya dan teman-teman hari ini tetap tidak puas, karena tidak ada jawaban pasti per hari ini. Namun, manajemen berjanji akan memberikan jawaban dan penjelasan tertulis nanti pada tanggal 22 Mei,” ujarnya usai audiensi.


Johan juga mengimbau agar seluruh pekerja tetap menjaga kondusivitas dan kekompakan. Ia meminta buruh tetap bekerja normal sambil mengawal proses negosiasi agar tidak terjadi provokasi yang merugikan.


Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang FSPMI Cirebon Raya, Imron menilai PHK yang dilakukan manajemen tidak memiliki dasar hukum kuat. Menurutnya, surat resmi PHK tidak ada dan proses pemberian SP terkesan dikebut. Tuntutan buruh pun sederhana: mempekerjakan kembali dua karyawan yang di-PHK sepihak, Mas Johan dan Mas Widuri, serta mengakui legalitas serikat pekerja di perusahaan.


FSPMI menegaskan 22 Mei menjadi penentu. Jika perusahaan belum memberikan keputusan yang adil, mereka mengancam akan menggelar aksi besar se-Jawa Barat.


“Kita tunggu tanggal 22. Kalau seumpama tidak ada keputusan yang adil untuk buruh, maka kami instruksikan untuk menggelar Aksi Besar se-Jawa Barat,” tutup Imron.


No More Posts Available.

No more pages to load.