Perwapi Gelar Pelatihan Wartawan Pariwisata Angkatan ke V

oleh -1273 Dilihat
oleh
img 20230710 wa0004

DEPOK, Revolusinews.comPersatuan Wartawan Pariwisata Indonesia (Perwapi) sebagai salah satu Badan Otonom yang bernaung di bawah Prawita Genppari secara konsisten terus mencetak para wartawan yang khusus dan fokus di bidang kepariwisataan, seni budaya dan produk kreatif UMKM Indonesia guna mendukung Program Pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

Kepada Revolusinews.com yang diterima di Depok pada Senin (10/7/2023), Pimpinan Pusdiklat Prawita Genppari, Dede Farhan Aulawi mengatakan, untuk mencetak wartawan pariwisata pihaknya menyelenggarakan pelatihan dengan tujuan pemberdayaan potensi masyarakat di bidang media dan jurnalistik guna melahirkan para wartawan pariwisata profesional, mulai dari mengenal, mengetahui dan mendalami seluk beluk jurnalistik, baik itu mengenai terbitan media Massa, Media Online, trik dan tips menulis di media massa, redaksi, layout, teknik wawancara dan lain-lain.

“Melalui pelatihan jurnalistik kepariwisataan ini, peserta akan dilatih untuk mengemas naskah dan dokumentasi menjadi jauh lebih menarik, baik itu naskah berita, artikel, feature, ataupun tulisan laporan. Para peserta pelatihan akan dibimbing tentang cara kerja wartawan, mulai dari merencanakan liputan, memilih angle, melakukan riset, mengumpulkan dan menggali bahan, menulis berita, hingga menyuntingnya sehingga menjadi produk berita yang sesuai kaidah jurnalistik,” ujar Dede.

Dede juga menjelaskan, bahwa elemen penting dalam jurnalistik kepariwisataan adalah berita atau informasi yang promotif. Jadi tidak cukup hanya dengan menyajikan berita dengan konsep 5W +1H saja, tetapi menjadi 5W + 1H + P sebagai paragraf utama dalam menjual destinasi wisata.

“Seorang jurnalis harus memahami pengertian berita, bagaimana unsur-unsurnya, apa saja yang perlu diberitakan, dan tentu bagaimana menuliskan berita promosi tersebut,” ungkapnya.

“Jumlah dan keragaman potensi pariwisata Indonesia sudah tidak diragukan lagi, bahkan banyak pejabat dan tamu negara yang datang ke Indonesia menyampaikan rasa takjubnya akan pesona kepariwisataan yang ada di Indonesia. Baik potensi wisata alamnya, keragaman seni budayanya, bahkan aneka produk kreatif dari masyarakatnya. Namun fakta yang dimiliki ini dirasakan belum maksimal akibat minimnya para Jurnalis Kepariwisataan (Tourism Journalist) yang ada di Indonesia,” tutupnya.

Dalam pelatihan tersebut subjek pembahasannya antara lain :
– Pengantar Jurnalistik (Dasar-Dasar Jurnalisme)
– Independensi Media
– Menentukan Headline
– Ragam Berita dan Teknik Menuliskannya
– Teknik Penulisan Berita, Artike dan Feature
– Teknik Reportase
– Teknik Wawancara Jurnalistik
– Bahasa dan Kode Etik Jurnalistik
– Manajemen Media dan Periklanan

Informasi lebih lanjut terkait pelatihan ini dapat menghubungi :
– Bu Ria : 0813-9555-2289
– Bu Ines : 0813-2498-5928

No More Posts Available.

No more pages to load.