CILACAP, Revolusinews.com – Penjabat Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar meminta kepada 960 PPPK Kabupaten Cilacap yang dilantik pada hari ini, Selasa (25/7/2023) di Pendopo Wijayakusuma Cakti untuk hidup sederhana meskipun sudah menjadi ASN.
Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Cilacap dalam sambutannya seusai melantik 960 PPPK Kabupaten Cilacap Formasi Tahun 2022 yang terdiri dari 919 tenaga guru dan 41 tenaga teknis. Selain mengajak untuk hidup sederhana, Yunita juga mengingatkan kepada para Ibu untuk tetap memberikan perhatian dan kasih sayangnya kepada keluarga khususnya anak-anak.

“Cita-cita jadi ASN sudah terkabul maka disyukuri, cara Syukur itu satu hidup sederhana, kemudian curahkan kasih sayang ibu-ibu ke anak-anak. Jangan malas untuk memasak untuk anak-anak, karena itu akan menumbuhkan hubungan kedekatan yang luar biasa antara ibu dan anak-anak,” tuturnya.
Yunita juga mengingatkan untuk tidak mengikuti gaya hidup yang bersifat materi dan menjadi penebar kebaikan bagi orang sekitar.
“Kemudian jangan mengikuti yang aneh-aneh yang bersifat materi. Kita harus menjadi penebar kebaikan, jangan menjadi penebar ketidakbaikan. Iri dengki itu ada karena kita merasa kok saya gak bisa begitu ya? Gak perlu ya. Jadi kalau ada orang sukses, ucapkan selamat,” lanjutnya.
Selain itu, Pj Bupati juga mengajak kepada seluruh formasi PPPK terlantik untuk turut fokus memajukan Kabupaten Cilacap dan mendukung program-program pembangunan pemerintah.
“Saya titip semuanya, harus berfikir untuk Cilacap maju. Cilacap menjadi kabupaten yang lebih baik. Penganggurannya tidak ada, kemiskinan ekstremnya juga habis, anak yang stunting juga gak ada,” harapnya.
Adanya PPPK menurut Pj Bupati merupakan bentuk efisiensi pemerintah dalam pengadaan ASN dan mendorong ASN untuk lebih berkinerja pada formasi yang memang dibutuhkan.
“Sebetulnya kalau bicara tentang ASN kita memang harus belajar untuk melakukan efisiensi ya, siapa mengerjakan apa supaya lebih efektif. Maka dengan PPPK ini sebetulnya mendorong orang untuk lebih berkinerja karena mereka kontrak dengan pemerintah tetapi ada jangka waktunya. Ketika nanti tidak dibutuhkan mungkin bisa selesai. Pemerintah dalam hal ini mencontoh negara-negara maju yang memang mengefisiensikan untuk ASN,” pungkas Yunita.
Dijelaskan oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cilacap, Budi Santosa, Kabupaten Cilacap mendapatkan alokasi formasi ASN PPPK pada Tahun 2022 sebanyak 1.192 dan sebanyak 1.121 PPPK tenaga kesehatan, guru dan teknis berhasil lolos dan dilantik pada tahun 2023.
“Dari 1.121, 161 PPPK tenaga kesehatan telah dilantik terlebih dahulu pada 25 Mei 2023, dan pada hari ini 919 PPPK guru dan tenaga teknis mendapatkan SK PPPK.
PPPK Guru dan Tenaga Teknis melaksanakan tugas Terhitung Mulai Tanggal 1 Agustus 2023 dan diterbitkan SPMT sesuai tanggal pelaksanaan tugas tersebut sebagai dasar penggajian yang bersangkutan,” terang Budi dalam laporannya.












