Proyek Rehabilitasi TK Handayani 4 Diduga Mangkrak, Atap Dibiarkan Bolong

oleh -452 Dilihat
img20251026101335 11zon (1)
Atap di atas pintu utama TK Handayani 4, Desa Temuireng, Petarukan, tampak bolong dan dibiarkan terbuka berminggu-minggu, diduga masih menunggu perbaikan. Minggu (26/10/2025). Dok: Rae Kusnanto.

Pemalang, Revolusinews.com — Proyek pembangunan rehabilitasi Gedung TK Handayani 4 beserta utilitas sarana dan prasarana di Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, menjadi sorotan publik. Pasalnya, sebagian atap di bangunan tersebut dibiarkan terbuka dan tampak mangkrak tanpa kejelasan penyelesaian.

Dari hasil pantauan media pada Minggu (26/10/2025) sekitar pukul 10.13 WIB, diketahui proyek rehabilitasi ini dilaksanakan oleh CV. Dewi Surya dengan nilai kontrak sebesar Rp145.444.081,92 melalui Dana APBD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pemalang. Proyek ini tercatat mulai berjalan sejak 11 Agustus 2025 dengan Nomor Kontrak 000.3.2/161.6/PPK/2025.

Namun sangat disayangkan, bagian atap tepat di atas pintu utama masih tampak belum terpasang genteng. Kondisi ini diduga akibat minimnya pengawasan dari pihak terkait sehingga pengerjaan dibiarkan begitu saja tanpa tindak lanjut.

Seorang penjaga sekolah berinisial ST, yang ditemui wartawan di lokasi, mengaku mengetahui bahwa ada masalah pada genteng bangunan tersebut. “Ya Pak, informasinya model genteng itu dikomplen, katanya tidak sesuai pesanan dan mau diganti. Tapi sampai hari ini belum juga dikerjakan,” ujar ST kepada wartawan.

img20251026101425 11zon (2)

Sementara itu, kepala sekolah TK Handayani 4, Yatin, ketika ditemui di rumahnya pada Minggu siang sekitar pukul 10.35 WIB, memilih tidak banyak berkomentar. “Saya tidak tahu, Mas. Kami hanya penerima manfaat saja,” ujarnya singkat sembari menolak memberikan keterangan lebih lanjut.

Yatin menambahkan bahwa dirinya memang tahu dan melihat atap yang masih bolong tersebut. “Kalau soal atap itu memang saya lihat belum selesai, tapi entah kenapa belum juga diselesaikan,” katanya di rumahnya, Dusun Sibeser, Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pekerjaan rehabilitasi berat gedung TK Handayani sebenarnya sudah rampung sekitar satu bulan lalu. Namun, sebagian atap masih dibiarkan terbuka sehingga air hujan dan kotoran mengganggu aktivitas ke ruang belajar lainnya, di sekolah tersebut.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang belum memberikan tanggapan meski sudah dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh tim media. Masyarakat berharap Dindikbud Pemalang segera turun tangan, karena proyek pendidikan adalah tanggung jawab pemerintah demi kenyamanan dan keselamatan siswa.

No More Posts Available.

No more pages to load.