RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi Mulai Layani Tindakan Diagnostik Jantung

oleh -15 Dilihat
screenshot 20261103 223959~2 1

SUKABUMI. Revolusinews – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Kabupaten Sukabumi terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni mengembangkan layanan diagnostik jantung melalui fasilitas laboratorium kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (cath lab).

‎Pengembangan layanan tersebut ditandai dengan pelaksanaan perdana proctorship Diagnostik Invasif Nonbedah (DINB) pada Selasa (3/11/2026).

‎Direktur Utama RSUD Sekarwangi, Asep Suherman, menjelaskan bahwa proctorship merupakan pendampingan langsung oleh dokter ahli kepada dokter dan tim medis  dalam melaksanakan tindakan diagnostik jantung menggunakan kateter.

‎Dalam kegiatan tersebut, RSUD Sekarwangi menghadirkan dokter ahli dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin Bandung untuk memberikan pendampingan sekaligus memastikan pelaksanaan tindakan berjalan sesuai prosedur medis,” kata Asep

‎“Dengan pendampingan dari dokter ahli RSUP Hasan Sadikin, hari ini kami telah melaksanakan tindakan terhadap tiga pasien. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan kemampuan tenaga medis RSUD Sekarwangi untuk memberikan pelayanan diagnostik jantung tanpa operasi terbuka.,” ujar Asep.

‎Lebih lanjut Asep mengatakan, pengembangan layanan cath lab di RSUD Sekarwangi berlangsung relatif cepat. Pembangunan gedung diselesaikan pada Juni 2026, kemudian diresmikan pada Agustus, hingga akhirnya memasuki tahap pendampingan tindakan diagnostik pada November.

‎Menurut Asep, tahapan tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi yang membutuhkan penanganan penyakit jantung.

‎Ia berharap, melalui pendampingan dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan, dokter serta tenaga medis RSUD Sekarwangi dapat segera menjalankan pelayanan diagnostik jantung secara mandiri.

‎Dengan hadirnya fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah

‎untuk mendapatkan layanan apabila ada kegawatdaruratan jantung sudah bisa dilayani di Sekarwangi. Terima kasih Pak Bupati. Terima kasih Pak Menteri,” ungkapnya.

‎Asep menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas agar pelayanan cath lab dapat berjalan optimal. RSUD Sekarwangi akan terus mengirimkan dokter dan perawat untuk mengikuti pelatihan lanjutan di RSUP Hasan Sadikin hingga memiliki kompetensi dan kesiapan untuk memberikan pelayanan secara mandiri.

‎Lebih jauh, ia menekankan bahwa pengembangan fasilitas kesehatan tersebut harus diiringi dengan komitmen terhadap pemerataan akses pelayanan.

‎Menurutnya, layanan diagnostik jantung di RSUD Sekarwangi harus dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkendala kondisi ekonomi maupun status kepesertaan jaminan kesehatan.

‎“Kami akan terus mengirimkan dokter dan perawat untuk pelatihan lanjutan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin sampai RSUD Sekarwangi benar-benar mandiri. Termasuk cath lab ini harus bisa diakses seluruh masyarakat, baik peserta BPJS maupun masyarakat kurang mampu,” tegasnya.

‎Komitmen tersebut diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat, berkualitas, dan inklusif bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

‎Dengan pengembangan layanan diagnostik jantung ini, RSUD Sekarwangi diharapkan semakin mampu memperkuat perannya sebagai fasilitas pelayanan kesehatan rujukan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan jantung yang cepat, profesional, dan terjangkau.

‎