JAKARTA, Revolusinews.com – Dewan Pengurus Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia menerbitkan surat instruksi resmi kepada seluruh jajaran pengurus di tingkat daerah hingga desa untuk menggelar aksi nyata dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Tani Nasional 2026.
Instruksi bernomor 131/INS/DPN-TMI/IX/2026 tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, di Jakarta.
Melalui surat instruksi ini, DPN Tani Merdeka Indonesia mewajibkan seluruh jajaran pengurus, mulai dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Koordinator Kecamatan (Korcam), hingga Koordinator Desa (Kordes) di seluruh Indonesia untuk melaksanakan minimal satu kegiatan nyata di wilayah masing-masing.
Aksi Nyata dan Bergerak Bersama Petani
Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menegaskan bahwa momentum Hari Tani Nasional 2026 harus dijadikan ajang bagi seluruh jajaran TMI untuk turun langsung ke lapangan, mendengarkan persoalan petani, dan menyerap aspirasi mereka.
“DPN TMI meminta seluruh jajaran tidak ada struktur yang pasif dalam momentum Hari Tani Nasional 2026. Tidak harus kegiatan besar, tidak harus biaya besar, yang wajib adalah bergerak dan hadir bersama petani,” tulis Don Muzakir dalam surat instruksi tersebut.
10 Opsi Kegiatan Sederhana dan Swadaya
Khusus bagi struktur pengurus di tingkat kecamatan (Korcam) dan desa (Kordes), DPN TMI mengarahkan agar kegiatan dapat dilaksanakan secara sederhana dan swadaya. Beberapa bentuk kegiatan yang dapat dipilih antara lain:
* Silaturahmi dan temu petani
* Doa atau syukuran bersama petani
* Gotong royong membersihkan sawah/irigasi
* Kunjungan ke lahan atau kelompok tani
* Diskusi dan penyerapan aspirasi petani
* Bakti sosial
* Penanaman pohon
* Makan bersama hasil pertanian rakyat
* Diskusi terkait pemetaan konflik agraria
* Kegiatan positif lainnya yang melibatkan petani dan masyarakat
DPN Tani Merdeka Indonesia juga mewajibkan setiap pengurus daerah untuk mendokumentasikan seluruh rangkaian kegiatan dalam bentuk foto maupun video. Laporan tersebut nantinya wajib disetorkan secara berjenjang melalui struktur organisasi masing-masing.
Gerakan ini diharapkan dapat mempertegas kehadiran dan kepedulian Tani Merdeka Indonesia di tengah-tengah masyarakat tani dari tingkat pusat hingga pelosok desa.






