SUKABUMI. Revolusinews.com – Media sosial TikTok diramaikan dengan video kunjungan anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Partai Golkar ke lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kampung Kadudatar, Desa Priangan Jaya, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Kamis, (5-11-2026)
Video yang diunggah akun TikTok Rahma Sakura Ramkar dengan durasi 28 detik tersebut memunculkan beragam tanggapan dan spekulasi dari warganet. Dalam video itu, terdapat tulisan, “Memastikan bantuan sampai dan pembangunan rumah berjalan.”
Namun, kunjungan tersebut justru menuai kontroversi di kolom komentar. Sejumlah netizen mempertanyakan sumber bantuan yang diberikan serta peran masing-masing pihak dalam proses pembangunan rumah tersebut.
Salah satu komentar dari akun berinisial GP menyampaikan kritik terhadap kunjungan tersebut.
“Hahaha, yang benar ini teh Bu Dewan, bantuan dari mana itu? Jangan begitu, kasihan masyarakat kalau hanya dijadikan objek konten,” tulisnya.
Komentar serupa juga disampaikan akun berinisial RS. Ia mempertanyakan peran anggota DPRD dalam kegiatan tersebut dan menyebut bahwa bantuan yang diketahui berasal dari organisasi masyarakat GRIB PAC Sukalarang.
“DPRD, Dewan Pencitraan Rakyat. Keren ya! Yang saya tahu itu yang memberikan bantuan dari Ormas GRIB PAC Sukalarang, tapi seolah-olah ibu ini yang punya peranan,” tulisnya.
Dalam komentarnya, RS juga berharap anggota DPRD dapat memberikan dukungan terhadap kegiatan sosial yang dilakukan GRIB PAC Sukalarang, bukan justru menimbulkan kesan bahwa bantuan tersebut merupakan kontribusi pribadi atau pihak tertentu.
“Atas nama warga Sukalarang, saya ucapkan beribu terima kasih untuk GRIB PAC Sukalarang,” lanjut komentar tersebut.
Meski demikian, tidak seluruh komentar bernada kritik. Hanya satu warganet yang memberikan dukungan dan menyemangati anggota DPRD tersebut melalui komentar, “Semangat Bu Dewan.”
Ramainya perdebatan di media sosial menjadi pengingat bahwa kegiatan sosial yang melibatkan pejabat publik kerap mendapat perhatian masyarakat, terutama menyangkut transparansi sumber bantuan dan kejelasan peran setiap pihak.
Di sisi lain, kunjungan anggota DPRD ke lokasi pembangunan RTLH dapat menjadi bagian dari fungsi pengawasan maupun kepedulian terhadap masyarakat. Namun, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, keterbukaan mengenai sumber bantuan, pihak pelaksana, serta kontribusi masing-masing pihak menjadi penting.
Hingga berita ini disusun, polemik tersebut masih berkembang di media sosial. Klarifikasi dari anggota DPRD yang bersangkutan terkait sumber bantuan dan kronologi pembangunan RTLH tersebut masih diperlukan untuk memberikan gambaran utuh kepada publik.
Perlu ditegaskan, berbagai tudingan dan dugaan pencitraan yang muncul dalam kolom komentar merupakan opini warganet dan belum dapat dianggap sebagai fakta tanpa adanya verifikasi lebih lanjut.
Viral Kunjungan Anggota DPRD Sukabumi ke Lokasi RTLH, Netizen Pertanyakan Sumber Bantuan hingga Dugaan Pencitraan






