Sedekah Bumi di Desa Susukan, Refleksi Syukur Menuju Pemalang Resik

oleh -1072 Dilihat
oleh
img 20250521 wa0038
Prosesi doa bersama Kepala Desa Susukan Irfan Nudin (baju batik tengah) bersama tokoh agama setempat. (Dok. Rae Kusnanto)

PEMALANG, Revolusinews.com – Sebagai simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil bumi sekaligus ajang refleksi untuk kemajuan desa, masyarakat bersama Pemerintah Desa Susukan menggelar tradisi tahunan sedekah bumi yang dipusatkan di Pendopo Kantor Desa Susukan, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pada Rabu (21/5/2025) dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Acara sedekah bumi ini  dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh elemen warga. Mereka bersama-sama membawa tumpeng, hasil bumi, dan buah-buahan sebagai simbol kesucian niat dan kesiapan menyambut keberkahan.

Prosesi utama berupa doa bersama dan pemotongan tumpeng menjadi inti dari perhelatan. Tidak hanya menjadi wujud syukur, acara ini juga menjadi ruang silaturahmi dan perekat sosial antar warga. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa selama rangkaian kegiatan berlangsung.

img 20250521 wa0037 11zon

Dalam sambutannya, Kepala Desa Susukan, Irfan Nudin mengatakan, bahwa sedekah bumi kali ini tidak hanya dimaknai sebagai tradisi warisan nenek moyang, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat membangun desa.

“Sedekah bumi ini bukan hanya tentang adat, tapi tentang bagaimana kita merefleksikan rasa syukur dan menyalakan kembali tekad untuk membangun Susukan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Irfan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada masyarakat yang tetap menjaga dan melestarikan tradisi ini, dimana kegiatan ini menunjukkan betapa kuatnya semangat gotong royong warga Susukan.

“Kita ingin warisan budaya ini terus hidup dan memberi nilai positif dalam kehidupan sosial kita,” harapnya.

Lebih jauh, Irfan mengungkapkan bahwa Sedekah Bumi tahun ini bertepatan dengan momen penting desa, yakni proses perencanaan pembangunan TPST (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu). “Kami mohon doa dan dukungan seluruh warga agar rencana besar ini bisa segera terealisasi,” imbuhnya.

Rencana pembangunan TPST merupakan inovasi Desa Susukan yang sekaligus menjadi bentuk dukungan konkret terhadap program unggulan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yakni mewujudkan Pemalang Resik.

“Pembangunan ini akan menjadi langkah strategis dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” tutupnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan serta warisan budaya, perayaan Sedekah Bumi Desa Susukan kali ini tak hanya menjadi pesta rakyat, melainkan cerminan kemajuan desa yang berakar pada tradisi dan bergerak menuju inovasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.