Soal Telaga Cigaru, Deni Ketua Ormas BPPKB DPAC Cisoka Angkat Bicara

oleh -201 Dilihat
img 20260213 wa0170

TANGERANG,Revolusinews.com – Ramainya pemberitaan terkait alih fungsi lahan wisata Telaga Cigaru Desa Cisoka, kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang Banten, Deni Ketua Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Kecamatan Cisoka yang juga aktivis pemerhati lingkungan angkat bicara, Rabu (11/02/2026).

Pasalnya menurut Deni setelah tempat pariwisata yang sudah lama pakum tersebut, kini dinjadikan tempat karoke keluarga oleh pemilik lahan yaitu, PT. Ratu Balok Sejahtera sah sah saja dan dengan adanya isu menjual miras dirinya tegaskan bahwa isu itu tidak benar.

“Lumrah dan sah-sah saja, namanya usaha dan niatan Sopian ( pemilik) untuk menghidupkan kembali destinasi wisata telaga cigaru, dan dengan adanya isu menjual minuman keras saya tegaskan itu tidak benar,dan saya berharap kepada masyarakat atau APH, jangan termakan isu isu yang tidak jelas (hoax) untuk kepentingan pribadi, ” ucap Deni.

Diketahui Destinasi wisata Telaga Cigaru, setelah adanya insiden kecelakaan, hingga mengakibatkan dua orang korban, menjadi pakum dan tak terurus, selaku pengelola lahan dan sekaligus ketua karang taruna,Sopian, mengaktifkan lahan tersebut menjadi tempat karaoke keluarga, untuk menarik minat pengunjung, dan ada beberapa persen dari omset penghasilan di peruntukan untuk khas karang taruna.

Dikatakan Deni selain tidak menjual miras, cape ratu blok sejahtera tersebut juga sudah menempuh perijinan sesuai prosedur dan peraturan daerah kabupaten tangerang.

“Saat ini telaga cigaru dikelola oleh Sopian hadi (balok) sebagai ketua karang taruna Desa Cisoka dan sopian hadi atas ijin kepala desa dan pemilik tanah ingin memanfaatkan kembali lahan yang terbengkalai di bangunlah cafe Ratu Balok Sejahtera dan Sopian selaku owner setau saya beliau urus perijinnya dengan lengkap,dan tidak menjual miras,” tendasnya.

“Semua itu tujuannya untuk kembali menghidupkan danau biru dari pada tidak terawat dan kumuh khawatir masyarakat menyalah gunakan danau tersebut, kalou ada anak kecil yang berenang sampai terjadi hal yang tidak diinginkan siapa yang bertanggung jawab karena tidak terpantau,” tambahnya.

Saya cek ijinnya lengkap kok, dan usaha cafe juga bukan untuk sopian saja tapi penghasilannya untuk menambah uang kas karang taruna desa dan uang kas tersebut digunakan untuk acara acara kemaslahatan contoh pengajian, santunan anak yatim, jika ada warga dan anggota yang sakit uang kas itu digunakan ,”.

“Dengan adanya keluhan dan pemberitaan dan menyudutkan cafe telaga cigaru itu bukti kasi sayang orang yang mengkritik untuk kemajuan Cisoka semua itu sah sah saja, keritikan tandanya untuk membangun dan untuk kemajuan, namanya usaha pasti tanggapan orang ada yang pro dan kontra, dengan ramainya pemberitaan semoga danau biru kembali maju dan terkenal oleh masyarakat luas,” pungkasnya.

Reporter: Wahyu Ceko

No More Posts Available.

No more pages to load.