Usai Operasi Senyap Ruangan Setda Kabupaten Cilacap Disegel KPK

oleh -352 Dilihat
img 20260315 wa0019
Pintu ruangan di setda Cilacap yang disegel Tim penyidik lembaga anti rasuah (KPK)

CILACAP, Revolusinews.com – Usai melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah ruangan di komplek Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Informasi yang dihimpun, ada dua ruangan di Setda yang disegel Tim penyidik KPK. Kedua ruangan tersebut yakni ruang Sekretaris Daerah (Sekda) serta ruangan Asisten Sekda yang berada di komplek Setda Cilacap.

Pada kedua pintu ruangan, tampak terpasang stiker segel resmi dari KPK berwarna putih merah yang ditandatangani, dan bertuliskan “Dalam Pengawasan KPK”.

Sementara dalam operasi senyap, Tim penyidik KPK berhasil mengamankan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman dan 26 orang lainnya.

Bupati Cilacap bersama puluhan orang yang diduga pejabat aktif di lingkungan Pemkab Cilacap serta dari pihak swasta, dibawa penyidik KPK menuju Markas Polresta Banyumas guna menjalani pemeriksaan awal, pada Jumat (13/3/2026) siang. Hingga pukul 20.00 WIB, Tim penyidik KPK dikabarkan masih melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Cilacap, Syamsul dan 26 orang lainnya di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas.

Total dari 27 orang yang terjaring operasi, mereka telah menjalani pemeriksaan, dan hasilnya terdapat 13 orang termasuk Bupati Cilacap digelandang menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Informasi yang kembali dihimpun, mereka menaiki kereta api Purwojaya sekitar pukul 21.37 WIB menuju Jakarta dan tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 02.35 WIB dini hari.

“Para pihak yang dibawa ini yaitu Bupati, Sekda, dan para struktural pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Sabtu (14/3/2026), dikutip Suaraindonesia.co.id.

Sebelumnya, KPK mengungkapkan bahwa OTT yang dilakukan terkait dengan dugaan suap proyek-proyek di Kabupaten Cilacap.

“Diduga ada penerimaan yang diterima oleh pihak Bupati berkaitan dengan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (13/3/2026) kemarin.

Selain mengamankan Bupati Cilacap dan 12 orang lainnya, Tim penyidik KPK dalam OTT juga berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai. Namun belum diketahui pasti berapa jumlah nominal yang disita oleh KPK.

Diketahui, KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan dalam OTT, termasuk Bupati Cilacap, sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

No More Posts Available.

No more pages to load.