SERANG,Revolusinews.com – Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik DPD KNPI Provinsi Banten, Adhi Purwanto, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten segera memberikan klarifikasi secara resmi dan terbuka terkait isu dugaan penggunaan anggaran sekitar Rp3,7 miliar untuk penyewaan fasilitas hotel yang saat ini menjadi perhatian publik.
Permintaan tersebut disampaikan sebagai respons atas berkembangnya informasi di tengah masyarakat mengenai dugaan besarnya anggaran kegiatan yang dinilai lebih bersifat seremonial. Menurut Adhi Purwanto, pemerintah perlu segera memberikan penjelasan yang utuh agar masyarakat memperoleh informasi yang benar berdasarkan data dan fakta.
“Kami meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten segera menyampaikan klarifikasi secara resmi, terbuka, dan transparan mengenai penggunaan anggaran tersebut. Penjelasan yang jelas sangat penting agar tidak menimbulkan persepsi yang berkembang tanpa dasar serta mencegah polemik yang berkepanjangan di tengah masyarakat. Transparansi merupakan bagian dari akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Adhi Purwanto.
Adhi menjelaskan bahwa klarifikasi dari pemerintah menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan setiap penggunaan anggaran daerah dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, DPD KNPI Provinsi Banten juga menghormati kritik dan masukan yang disampaikan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari kehidupan demokrasi. Namun demikian, seluruh pihak diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menyampaikan penjelasan secara objektif.
“Kami berharap persoalan ini dapat dijelaskan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat kepada pemerintah tetap terjaga, situasi di Provinsi Banten tetap kondusif, dan fokus pembangunan daerah tidak terganggu oleh polemik yang berlarut-larut,” tutup Adhi Purwanto.(red)







