Warga Antusias Ikuti P2K2 FDS PKH Indramayu di Desa Parean Girang

oleh -4541 Dilihat
oleh
program keluarga harapan pkh revolusinews revolusi news

INDRAMAYU, Revolusinews.com – Sejumlah puluhan warga mengikuti pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) Family Development Session (FDS) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Indramayu, di Aula Kantor Desa Parean Girang Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat pada Selasa (1/11/2022) pagi.

Dengan slogan, Rakyat cerdas, Rakyat sehat, Kita bangun Indonesia hebat, yang tertera pada spanduk kegiatan yang dipasang di tembok, pagi ini terlihat antusias puluhan warga yang mayoritas kaum ibu-ibu, berkumpul bersama para pendamping PKH dan koordinator Kabupaten Indramayu Supriatin ST, mereka menyimak pemaparan dari koordinator wilayah Jabar 1 H Atoillah Karim SH MH.

Kepada RNews, Kepala Desa Parean Girang Tarsiman mengatakan, adanya kegiatan monitoring dan evaluasi P2K2 FDS PKH Kabupaten Indramayu tersebut mengucapan terimakasih kepada Ibu-ibu yang hadir, para pendamping PKH dan koordinator Kabupaten Indramayu Supriatin ST, dan koordinator wilayah Jabar 1 H Atoillah Karim SH MH.

Selain itu juga, Ia menjelaskan bahwa program Keluarga Harapan (PKH) ini merupakan program bantuan sosial untuk keluarga miskin dari pemerintah. Tujuannya untuk membantu mengatasi kemiskinan.

“Melalui program PKH ini, pemerintah berharap bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama di bidang pendidikan dan kesehatan,” jelasnya.

“Mereka yang berhak mendapatkan PKH itu, ibu hamil, memiliki anak balita atau anak usia 5-7 tahun yang belum masuk pendidikan SD, atau anak sekolah usia 15 sampai 18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar sembilan tahun,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan bahwa PKH diterapkan oleh pemerintah sejak tahun 2007 lalu, program yang dibuat sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan. PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (Faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (Fasdik) yang tersedia di sekitar tempat tinggal mereka. PKH diarahkan untuk menjadi episentrum dan center of excellence penanggulangan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial Nasional.

“Melalui program ini, keluarga miskin didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar. Seperti kesehatan, pendidikan, perawatan, gizi, dan program perlindungan sosial,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.