CILACAP, Revolusinews.com – Warga Desa Ujungmanik, Kawunganten menemukan uang dalam bentuk koin kuno di areal persawahan warga.
Penemuan uang kepeng sempat menggemparkan warga lantaran uang tersebut ditemukan dalam jumlah banyak. Alhasil warga yang turut melihat ikut berebut untuk mengambil temuan koin.
Menurut orang tua si penemu, uang kepeng ditemukan tepat pada malam Jumat Kliwon. Malam itu anaknya pergi ke sawah mencari jangkrik. Untuk mendapat seekor jangkrik mereka harus paham dimana letak sumber suara dari hewan yang diburu. Rupanya sumber suara berada dititik yang dituju. Dirasa tepat ia kemudian membongkar tanah sawah (lungka). Setelah tanah dibongkar, bukannya jangkrik yang didapat namun koin kuno tertumpuk diatas guci yang sudah pecah.
“Karena takut, lalu anak saya pulang. Kemudian balik lagi ke lokasi minta ditemani adiknya,” kata orang tua si penemu, Jumat (14/10/2023).
“Malam itu uang diambil, dan dibawa pulang. Karena jumlahnya banyak sebagian ditinggal untuk diambil esok hari. Esoknya anak saya mengambil lagi. Kebetulan di lokasi itu banyak warga mengambil tanah (nglungka), sehingga warga tahu dan ikut mengambil,” jelasnya.
Uang kepeng yang ditemukan tersebut berbahan logam tembaga, berbentuk bundar bolong persegi empat di tengah-tengah. Di kedua sisi mata uang terdapat pahatan menyerupai huruf China, menurut warga yang tahu koin tersebut dinamakan uang gobog.
“Uang gobog merupakan koin tradisional di tengah kepingan uang terdapat lubang baik lingkaran maupun persegi empat. Uang gobog digunakan sebagai alat tukar atau alat pembayaran, transaksi ekonomi di masa kerajaan Majapahit kuno,” katanya.









