Warga Geger! Mayat Mengapung di Pintu Air Ds Peron

oleh -147 Dilihat
img 20260213 083305 (1)
Mayat tanpa identitas ditemukan mengapung di aliran Kali Jati, wilayah Dusun Peron RT 01 RW 014, Kelurahan Petarukan, Jumat (13/2/2026). Penemuan pertama kali diketahui warga sekitar pada pagi hari. (Dok. Rae)

PEMALANG, Revolusinews.com– Warga Dusun Peron, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang digegerkan dengan penemuan sesosok jasad yang mengapung di aliran sungai irigasi pintu air, Jumat (13/2/2026) pagi. Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum diketahui.

Jasad tersebut pertama kali ditemukan di wilayah RT 01 RW 014 oleh seorang warga bernama Junaedi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, ia baru saja keluar rumah melalui pintu belakang yang langsung mengarah ke sungai.

Kepada awak media di lokasi, Junaedi mengaku seperti biasa setiap pagi mencari barang rongsok di sungai menggunakan galah. “Setiap pagi saya buka pintu belakang sekitar jam setengah enam, cari rongsok pakai galah di sungai belakang rumah,” ujarnya.

Namun pagi itu langkahnya terhenti. Ia terkejut melihat tubuh seseorang dalam kondisi mengambang di permukaan air. “Saya kaget, lihat ada mayat mengapung. Saya langsung lari panggil Pak RT dan tetangga untuk memastikan,” katanya.

img20260213070827 (6)

Penemuan tersebut sontak membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi sungai irigasi pintu air Dusun Peron. Area sekitar pun sempat ramai oleh warga yang ingin menyaksikan dari kejauhan.

Junaedi kembali menegaskan bahwa jasad ditemukan tepat di belakang rumahnya yang berbatasan langsung dengan aliran sungai irigasi. Ia memastikan kejadian itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat aktivitas rutinnya mencari rongsok.

Sementara itu, Ketua RW 014, Amad Sutarno, membenarkan adanya penemuan jasad di wilayahnya. Menurutnya, laporan pertama diterima dari warga yang tinggal paling dekat dengan pintu air.

“Benar, sekitar pukul 05.30 WIB warga bernama Junaedi melihat ada mayat mengapung di sungai irigasi pintu air Dusun Peron. Sampai saat ini belum bisa dipastikan itu laki-laki atau perempuan,” terang Amad. Ia menambahkan, pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat terkait untuk penanganan lebih lanjut.

No More Posts Available.

No more pages to load.