PEMALANG, Revolusinews.com- Warga Dusun Peron, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di aliran sungai irigasi pintu air, Jumat (13/2/2026) pagi. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui.
Mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB oleh Junaedi, warga RT 01 RW 014, saat hendak mencari rongsok di sungai belakang rumahnya. Ia terkejut ketika melihat tubuh seseorang mengambang di permukaan air dan segera memanggil Ketua RT serta warga sekitar.
Tak lama sekitar pukul 07,56 WIB, jajaran Polsek Petarukan bersama tim Inafis Polres Pemalang tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang guna mengamankan area selama proses identifikasi berlangsung.
Kapolsek Petarukan, IPTU Amroni, S.H., M.H., turun langsung memimpin pemeriksaan di lokasi. Ia menegaskan pihaknya belum dapat menyimpulkan kondisi maupun penyebab kematian korban. “Ya mas wartawan, kami belum bisa menyimpulkan keadaan jasad ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa jenazah telah dievakuasi untuk penanganan medis. “Ini mayat dibawa ke RSUD Kabupaten Pemalang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sekalian menunggu keluarganya yang datang,” tutup Amroni.
Ketua RW 014, Amad Sutarno, membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa laporan awal berasal dari warga yang rumahnya berada tepat di belakang sungai irigasi pintu air Dusun Peron.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman serta menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit. Warga diminta tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat berwenang.










