PEMALANG, Revolusinews.com – Sejumlah 100 peserta terdiri dari warga, dan unsur perangkat desa Se-Kecamatan Petarukan, mengikuti sosialisasi pencegahan kebakaran dan edukasi masyarakat di Pendopo Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Selasa (25/7/2023).
Kegiatan digelar Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat), selanjutnya pelatihan pemadaman api diberikan oleh Sonhaji, “Yakni Kordlap Damkar Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Menurut Plt Kasatpol PP Wiyono, dalam kesempatannya menyampaikan, betapa pentingnya sosialisasi ini dilakukan, “adalah memberikan pengetahuan api dan terjadinya kebakaran, juga pengetahuan cara pemadaman darurat dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan APAR. Selain itu, kegiatan ini guna persiapan di masing-masing desa nanti untuk dibentuk relawan damkar, paparnya.
Kepala Seksi Pencegahan melalui Sonhaji, Kordlap Damkar Kab.Pemalang, dalam aksi demonya mempraktikan alat alakardarnya guna mengedukasi masyarakat, untuk memberikan teori dan praktik pemadaman api darurat dengan alat alakadarnya, semacam karung basah maupun alat pemadam ringan, “seperti (APAR).
Pada saat praktik demo ia mengatakan, Pemadaman api dapat dilakukan dalam beberapa cara, menurutnya, “Pertama adalah melakukan penangananan langsung pada api kecil. Kedua adalah penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk beberapa jenis sumber api seperti, minyak dan padatan. Ketiga adalah menghubungi layanan tanggap darurat jika kebakaran terjadi kebakaran besar akibat percikan listrik,”ujarnya.
Dalam praktik demo, kemudian Sonhaji untuk meyakinan lalu mengajak para peserta untuk memperagakan langsung cara memadamkan api besar dalam drum, dan api besar dari selang gas 3,Kg maupun api dari regulator.
Dilokasi praktik demo yang disaksikan ratusan peserta lain, Sudirno perangkat Desa Nyamplungsari yang mengaku penasaran, akhirnya turun memberanikan diri praktik langsung memadamkan api dari selang dengan cara menggunakan jari tangannya menutup sumber api dari selang, dan ternyata mati,” tuturnya kepada media Revolusinews.
Selanjutnya praktik kedua sesuai metode yang diberikan, mencoba bersama-sama peserta lain memadamkan api besar dalam drum dengan media karung basah dengan berani penuh keyakinan api yang besar mati juga,” Pungkasnya












