BOGOR, Revolusinews.com – Banyak lahan yang tidak produktif yang belum dikelola dengan ide kreatif dirubahlah menjadi tempat wisata yang mengusung tema pedesaan yang berfungsi sebagai panggung pertunjukan, outbound, hiburan, pengetahuan maupun pendidikan.
Salah satu contoh adalah kegiatan yang digelar oleh TK Qur’an Qonita Pondok Aren Tangsel, dalam acara tasyakuran dan pelepasan anak didik tahun ajaran 2025 – 2026 di Pelita Desa Ciseeng Bogor pada Rabu (10/06/2026).
Selain tasyakuran dan pelepasan anak didik berupa panggung dan berbagai kreasi performance, berbagai kegiatan outbound yang melibatkan kolaborasi kebersamaan keceriaan antara anak didik, orang tua, guru yang pandu oleh tim EO.
Rangkaian acara dikemas secara apik dan ceria mendorong anak didik menjadi berani dan berekspresi dengan berbagai kegiatan seperti ; menangkap ikan dikolam, naik rakit bambu didorong orang tua, rakit bambu ditarik kerbau, menyebrang sungai dengan tambang, menumbuk pagi, menyiang beras, memeras susu sapi, tarik tambang lingkran dan kegiatan kreatif lainnya.
Jojo salah satu pendamping murid menyampaikan bahwa kegiatan ini amat sangat tepat, selain memberikan kenangan bagi anak didik juga rasa kebersamaan antara murid, orang tua dan guru, diharapkan nantinya akan tetap terjalin silaturahim yang berjelanjutan.
“Ini kesempatan bagi pemilik lahan para EO serta instruktur outbound maupun Pokdarwis untuk mengembangkan lahan tidur dan berkreasi menjadikan destinasi wisata desa, smoga para investor dan dinas pariwisata daerah dapat ikut serta mengiatkan dan membantu program tersebut,” tutupnya.






