INDRAMAYU, Revolusinews.com – Sejumlah 600 siswa mendapatkan sekolah gratis di SMK Pembangunan Tukdana yang berlokasi di jalan Raya Jatitujuh-Jatibarang Desa Rancajawat Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat.
Sekolah tersebut memiliki 3 (Tiga) program studi yakni Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Teknik Kendaraan Ringan otomatis (TKRO) dan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Sekolah tersebut milik Aiptu Kasdulah Kanit Intel Polsek Tukdana yang dirintis sejak 2010 hingga sebesar sekarang.
Sejak 13 tahun lalu, Ia rutin menyisihkan gajinya sebagai seorang polisi demi bisa memberikan pendidikan gratis bagi siswa-siswi yang ada di wilayah setempat. Terlebih, semua Siswa-siswi yang belajar di sana berasal dari keluarga tidak mampu dan merupakan yatim. Meski demikian, mereka bisa mendapat pendidikan yang layak dengan fasilitas lengkap secara gratis di sekolah milik Aiptu Kasdulah.
“Suka dukanya banyak sekali dalam mendirikan sekolah ini. Karena dari awal untuk operasional saya menggunakan uang pribadi yang saya sisihkan dari gaji,” kata Aiptu Kasdulah pada Minggu (5/3/2023).
Aiptu Kasdulah menceritakan, awal mula mendirikan SMK Pembangunan Tukdana itu Ia bahkan harus menumpang dahulu ke bangunan SDN Kerticala 3 yang sekarang menjadi SDN Kerticala 1. Saat itu, Ia bersama guru, serta dibantu donatur terus berupaya bagaimana agar pendidikan di SMK Pembangunan Tukdana bisa terus berjalan.
Secara bertahap, SMK Pembangunan Tukdana mulai diakui oleh pemerintah hingga akhirnya bisa ikut mendapatkan berbagai bantuan yang awalnya menumpang akhirnya bisa memiliki gedung sekolah sendiri.
Aiptu Kasdulah juga menerangkan, satu per satu bangunan kelas juga ikut dibangun untuk menunjang kegiatan belajar, termasuk fasilitas ruang lainnya sebagai penunjang kegiatan belajar para siswa. Seperti bengkel beserta perlengkapan yang terbaru, ruang laboratorium, dan masih banyak lagi. Pihaknya juga sangat terbantu dengan perhatian pemerintah untuk keberlangsungan operasional sekolah. Sehingga, para siswa yang belajar di sana tidak dibebani dengan biaya.
Motivasinya selama ini, lanjut Aiptu Kasdulah, Ia teringat saat masa kecilnya dahulu. Saat ia kecil, untuk dapat menempuh pendidikan sangatlah sulit, apalagi untuk masyarakat dari keluarga tidak mampu. Oleh karenanya, Ia bertekad membangun sekolah tersebut dengan harapan walau berasal dari keluarga tidak mampu, para siswa bisa mendapat pendidikan yang layak. Hal ini, ditunjang dengan berbagai fasilitas yang disediakan pihak sekolah untuk menunjang kemampuan para siswa yang belajar di sana.
“Dari sana saya ingin agar para siswa bisa mendapat pendidikan. Saya juga berharap agar kelak setelah lulus mereka bisa bekerja di instansi yang ternama,” kata Aiptu Kasdulah.
Kapolsek Tukdana AKP Iwa Mashadi SH MH mengatakan, aktivitasnya di sekolah ini tidak menganggu tugas beliau sebagai seorang Polisi. Apalagi apa yang beliau lakukan sangat menginspirasi karena memberikan sekolah gratis untuk anak tidak mampu dan yatim.
Sementara, Kapolres Indramayu AKBP Dr M Fahri Siregar SH SIK MH mengatakan, sebagai pimpinan pihaknya merasa bangga atas dedikasi Aiptu Kasdulah di bidang pendidikan. Hal ini sesuai dengan tugas Polri yang memberikan pelayanan sekaligus pengayom masyarakat. Apalagi, selama ini Aiptu Kasdulah, walau sibuk membina sekolah yang ia dirikan, namun tidak mengesampingkan tugasnya sebagai seorang polisi.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK MSi mengatakan bahwa Polisi akan selalu membantu masyarakat dimanapun kapanpun.
“Polisi akan selalu hadir ditengah masyarakat sebagai wujud kepedulian dan pelayanan prima,” tutup Kombes Pol Ibrahim Tompo SIK MSi.









