Arohman Ali Bidkum PP MPC Kabupaten Serang: Jangan Penuhi Hasrat Kepentingan Pribadi Dengan Membuat Dugaan Fitnah

oleh -964 Dilihat
img 20230511 wa0008

SERANG, Revolusinews.com – Insiden kedatangan puluhan orang ke sekretariat Perkumpulan Wartawan Serang Timur (Perwast) beralamat di Cikande Ambon, Kabupaten Serang.

Yang mana, diduga di komandoi oknum Ketua organisasi berinisal ER dengan maksud mencari Wely Morgan wartawan kabarrakyat.co.id dimana tersiar kabar bahwa Wely menantang empat ormas yang ada di Kabupaten Tangerang.

Hal tersebut membuat bidang hukum Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP), Kabupaten Serang angkat bicara.

Arohman Ali Bidang Hukum MPC PP Kabupaten Serang mengatakan, “Terkait dengan tersiarnya kabar bahwa seorang wartawan bernama Wely telah menantang beberapa ormas, salah satunya Pemuda Pancasila. Jika benar, hal itu harus bisa dibuktikan oleh oknum ER, jangan sampai informasi ini menjadi bias jika tidak bisa dibuktikan. “jelasnya

Hal itu harus bisa dibuktikan, “Jika tidak bisa dibuktikan, jangan sampai kabar menantang dijadikan untuk memenuhi hasrat kepentingan pribadi dengan membuat dugaan fitnah, “tandasnya, Kamis dini hari (11/05/2023).

Lanjut Ali, “Bila tidak bisa dibuktikan, ini akan menjadi blunder serta adu domba antara rekan media dan ormas, apalagi rekan media bagian dari mitra kerja kita.

Negara kita ini negara hukum, sudah tidak bisa lagi menggunakan gaya-gaya seperti itu, mencari dan mendatangi seseorang tanpa jelas duduk persoalannya.

“Saya juga mengingatkan kepada rekan-rekan Pemuda Pancasila agar tidak terprovokasi atas informasi yang belum jelas, “ungkapnya.

Ali menambahkan, “Informasi kedatangan puluhan orang itu didapat dari laporan Ketua PAC PP Cikande yang mana posko PAC PP Cikande bersebelahan dengan sekertariat Perwast, “Jadi oknum ER yang mengkomandoi puluhan orang tersebut.

Jika tidak bisa membuktikan terkait adanya wartawan atas nama Wely telah menantang beberapa Ormas di Kabupaten Tangerang, untuk segera melakukan klarifikasi dan permohonan maaf, baik kepada saudara Wely, Ketua Perwast dan rekan-rekan Ormas lainnya karena hal itu dapat menimbulkan kegaduhan, ” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.