PEMALANG, Revolusinews com – Seorang balita bernama Alinka (2,5) yang dua hari sebelumnya dilaporkan hilang, kini telah ditemukan di sungai dalam keadaan meninggal dunia.
Eko bersama rekan menemukan jasad korban saat melakukan penyisiran di pinggir sungai Jamuran Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan, Pemalang, pada Senin (29/1/2024) siang.

Warga yang bernama Eko dan rekan berhasil menemukan jasad bocah nahas itu sekira pukul 13:00 WIB di titik lokasi anak tersebut hilang.
Kepala Dinas BPDB Pemalang, Andri Adi menuturkan bahwa sejak menerima laporan kehilangan pencarian sudah dilakukan oleh tim SAR dan Basarnas bersama BPDB dan juga beberapa dari relawan serta masyarakat sekitar. Namun upaya pencarian atas laporan dari keluarga korban bahwa putrinya yang umur (2,5) tahun tidak berhasil di temukan.
” ya betul, sejak menerima laporan kehilangan pencarian sudah dilakukan oleh tim SAR dan Basarnas bersama BPDB dan juga beberapa dari relawan serta masyarakat sekitar namun upaya pencarian tidak berhasil di temukan,” ujar Andri Adi
Kembali disampaikan bahwa, pencarian di sungai tersebut bisa memungkinkan karena lokasi rumah korban dekat sungai, maka setelah dipastikan dan yakin keluarga tidak ada yang bawa si anak tersebut akhirnya kita fokus cari di sungai,” jelasnya kepada Media.
“Hari ini kembali dilakukan pencarian hingga tadi kurang lebih Pukul 13:00 WIB, akhirnya ditemukan di titik 150 meter jarak dari rumah korban,” jelas Andre.
Keluarga korban histeris anaknya ditemukan, Isak tangis pilu mengiringi jasad bocah malang itu sampai rumah duka di RT 12 RW 02 Dusun Tilangbango, Desa Temuireng, Kecamatan Petarukan.






