SUKABUMI. Revolusinews.com – Saat ini Kabupaten Sukabumi tengah menghadapi masalah sampah yang semakin serius. Masalah sampah kembali menjadi sorotan publik setelah banyaknya sampah liar di pingin jalan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah masih memiliki berbagai tantangan, bahwa isu sampah telah mencapai tahap darurat dan memerlukan perubahan sistem pengelolaan yang menyeluruh,” kata Dede Jaenudin, ST Kabid Pengolahan Sampah DLH Kabupaten Sukabumi. Kamis, (11/6/2026)
Untuk mengatasi masalah ini, Dede berharap masyarakat tidak membuang sampah sembarangan agar tidak merepotkan kita, Mohon partisipasi kepada masyarakat untuk memiliki rasa kepedulian untuk membuang sampah pada tempat yang sudah tersedia.
”Untuk pelayanan rutin saja kita sudah keteter karena keterbatasan armada, ketika ada sampah liar di pingin jalan kita perlu penanganan ektra, masalah ini tidak boleh dianggap remeh lagi,” imbuhnya
Jika semua elemen masyarakat bersinergi, maka cita-cita untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bukanlah sesuatu yang tidak mungkin dicapai,” harap Dede
Seperti yang kita ketahui, bahwa Fatwa Majelis Ulama Indonesia mengatakan membuang sampah sembarangan dan/atau membuang barang yang masih bisa dimanfaatkan hukumnya haram.
Selain kurangnya fasilitas untuk pengelolaan sampah, rendahnya tingkat kesadaran masyarakat juga menjadi tantangan. Banyak orang masih membuang sampah sembarangan atau tidak memilah sampah dari rumah.
Lebih lanjut Dede mengungkapkan, bahwa pengelolaan sampah yang efektif seharusnya dimulai dari sumbernya, yaitu rumah. Masyarakat perlu terbiasa untuk memisahkan sampah organik dan anorganik agar proses pengolahan lebih efisien dan mudah,” pungkas Dede






