Diduga Soala Gogo Tante Jesica Kangkangi Aturan dan Cekik Nasabah Dengan Bunga Selangit

oleh -345 Dilihat
img 20250614 wa0027

TANGERANG, Revolusinews.com – Sadis, Soala Gogo Tante Jesica yang berlokasi di Desa Pasanggrahan Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, kangkangi aturan dan buat aturan sendiri dengan memberikan pinjaman uang pada nasabah dengan menjaminkan legalitas asli seperti KTP, KK, Buku Nikah, Akta Lahir, BPJS, Ijazah, Buku Nikah, NPWP, BPKB Kendaraan dan Sertifikat Rumah.

Selain persyaratan identitas asli lebih parahnya lagi Soala Gogo Tante Jesica memberikan bunga berjalan yang begitu membengkak yang membuat pemimjam/ nasabah kesulitan bayar.

Perlu di ketahui Ijazah, Buku nikah, Akte Lahir, bukan benda yang dapat dinilai dengan uang dan tidak seharusnya dijadikan jaminan untuk pelunasan hutang atau denda.

Perusahaan seharusnya tidak menahan ijazah, Buku Nikah, Akte Lahir, nasabah karena hal tersebut dapat dianggap sebagai tindakan pemaksaan dan pelanggaran hak.

Sebelumnya instruksi mantan Kapolda Banten Irjen Abdul Karim yang saat itu menjabat menindak tegas pelaku usaha bank keliling atau koperasi simpan pinjam (kosipa) ilegal di wilayah hukum Polda Banten.

Hal itu dilakukan karena keberadaan mereka dianggap meresahkan masyarakat dan mengingatkan seluruh kosipa di banten yang tidak memiliki izin secara resmi bisa menonaktifkan usahanya dan semua kegiatan yang sifatnya seperti bank itu harus memiliki izin dari OJK.

Saat di konfirmasi Rosdiana Dewi selaku nasabah dirinya memaparkan, bahwa kewalahan dengan bunga yang berjalan dan dirinya meminta keadilan karna sudah tidak bekerja.

“Saat pertama kali saya tau dari teman bahwa ada pinjaman yang bunganya murah terus bisa diangsur dan dari situ saya langsung tergiur untuk pinjam, pertama kali pinjam uang Rp 10.000.000 ( sepuluh juta rupiah) dengan tenor cicilan 10 bulan, waktu pinjam tahun 2023 dan sudah diangsur 7 x cicilan, dengan jumlah perbulan Rp 2.100.000 ( dua juta seratus ribu rupiah), jadi total uang yang sudah masuk Rp. 14.700.000,-( empat belas juta tujuh ratus ribu rupiah),” ucap Rosdiana.

“Karena saya sudah gak kerja bingung mau bayarnya dan sempat macet saat saya mengajukan dan berkas asli dibawa diserahkan dikantor jesica, saya berharap agar data saya bisa dikembalikan, karena saya susah mau apa apa, saat ini dia minta uang dikembalikan hampir Rp. 70 .000.000,- dari pertama pinjam Rp. 10.000.000,- dan pinjam Mingguan ajuan ke dua Rp. 2.400.000,- yang setiap minggu harus dibayar per minggu Rp. 480.000,- selama sepuluh minggu,” kata Rosdiana Dewi saat diwawancara awak media, Sabtu (14/6/2025) Pagi.

img 20250614 wa0025

Sementara itu Taslim Hirawan Selaku Kuasa Hukum menjelaskan, “Klien kami hanya minta yang dijaminkan ibu Rosdiana Dewi semua berkas KTP, KK, bahkan KTP ibunya, sertifikat orang tuanya, akta kelahiran, buku nikah, ijazah, semua berkas yang ditahan semua untuk dikembalikan, secara hukum tidak bisa dibenarkan karena penahanan dokumen bukan milik seseorang itu melanggar aturan, kami beberapa kali ke kantornya tidak pernah bertemu dengan oknum tersebut dan saya udah pastikan ini usaha rentenir tidak berijin atau bodong yang sangat dilarang sekali di Negara kita Indonesia bahkan tahun kemarin sudah ada peraturan dari Kapolda Banten yang melarang rentenir beroperasi di wilayah hukum Polda Banten,” tegas Taslim.

img 20250614 wa0026

“Saat ini kita melakukan konsultasi hukum dengan pihak kepolisian apabila nanti subtansinya masuk kita akan segera membuka laporan dan kami berharap tidak lain supaya berkas ibu Rosdiana Dewi bisa dikembalikan tanpa embel embel yang lain, jika susah untuk mengembalikan kita akan melakukan upaya upaya hukum membuat laporan di kepolisian serta gugatan dipengadilan nanti kita lakukan upaya upaya hukum untuk mengembalikan dari pada hak ibu Rosdiana Dewi,” ujarnya.

Awak media mencoba menelusuri kebenarannya alhasil saat awak media menanyakan ke kantor Soala Gogo Tante Jesica dijelaskan oleh salah satu petugas menyampaikan, “Kalau mau pinjam sertakan identitas asli semua terutama sertifikat rumah/Tanah Milik sendiri tanpa itu tidak bisa , kalau pinjam uang Rp. 5.000.000,- diterima Rp. 4.500.000,-karena Rp. 500.000,- untuk potongan administrasi, dan angsuran Rp. 1.600.000 per bulan,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.