Dipicu Petasan Spirtus dan Bullying, Tawuran Pecah di Ujung Pasar Inpres

oleh -251 Dilihat
img 20251202 wa0167

BIAK NUMFOR, Revolusinews.com – Aksi tawuran yang melibatkan puluhan anak-anak pecah di perempatan ujung pintu keluar Pasar Inpres pada Selasa (2/12/2025) malam. Insiden ini diduga kuat dipicu oleh penggunaan petasan spirtus dan rasa kesal dari salah satu kelompok yang merasa kalah dan dibully.

Tawuran melibatkan dua kelompok besar yang saling berhadapan. Kelompok pertama adalah gabungan anak-anak dari Saramom, Wapnor dan Kampung Baru, sementara kelompok lawan merupakan aliansi dari Kompleks Penas, Burokub dan Pasar Ikan.

Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, keributan malam tadi bermula ketika salah seorang anak melayangkan lemparan batu karena merasa kesal dan dipermalukan akibat kekalahan atau dibuli oleh pihak lawan. Momen tersebut langsung memicu aksi saling lempar batu antar puluhan anak dari kedua kubu.

Aksi saling serang dengan hujan batu ini sempat menimbulkan kekacauan dan kemacetan lalu lintas yang cukup lama di sekitar perempatan Pasar Inpres, sehingga pengendara lebih memilih mencari aman dengan berbalik arah, karena lemparan batu dapat melukai pengguna jalan yang melintas.

Beruntung, pihak Kepolisian dengan cepat tiba di lokasi dan segera melerai aksi saling serang tersebut. Meskipun mobil dinas polisi juga kena lemparan batu dan mengakibatkan kaca depan retak.

Tindakan cepat polisi berhasil mencegah jatuhnya korban jiwa dalam insiden ini. Menanggapi seringnya kejadian serupa, Ketua RT setempat, Otto Kbarek, angkat bicara. Ia mendesak pihak kepolisian untuk mengambil langkah preventif yang lebih tegas.

“Seharusnya polisi setiap sore mulai dari jam 16.00 WIT patroli datang ke tempat kejadian untuk mencegah agar aksi saling serang ini tidak terulang kembali,” ujar Otto Kbarek.

Selain itu, awak media yang mengamati langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menyarankan agar kepolisian segera melakukan sweeping (penyisiran) untuk menyita semua meriam spirtus yang digunakan anak-anak tersebut. Petasan spirtus dinilai telah menjadi salah satu pemicu utama yang memprovokasi aksi tawuran.

Kepolisian diharapkan selama bulan Desember menjelang akhir tahun dapat menindaklanjuti usulan ini, guna menciptakan ketertiban dan keamanan yang berkelanjutan di lingkungan Pasar Inpres dan tempat tempat rawan lainnya yang biasa dijadikan sebagai tempat pertemuan kedua kubu tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.