Disduk P3A Indramayu Adakan KIE Tradisional Wayang Kulit

oleh -3788 Dilihat
oleh
disduk p3a kabupaten indramayu revolusinews revolusi news

INDRAMAYU, Revolusinews.com – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk P3A) Kabupaten Indramayu melaksanakan kegiatan media Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) tradisional dalam bentuk pentas wayang kulit bertempat di Aula Balai Desa Wirakanan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat pada Senin (5/12/2022) sekira pukul 10.46 WIB.

Turut hadir, Heka Sugoro dan Nasrullah yang mewakili Disduk P3A Indramayu, Camat Kandanghaur Hatta Direja SSTP, Kades Wirakanan H Nurkat Hadikusomo beserta Pamong Desa Wirakanan, pengurus BPD Wirakanan, pengurus LPM Wirakanan, pengurus Karangtaruna Wirakanan, pengurus MUI Wirakanan, pengurus PKK Wirakanan, Kader Posyandu Wirakanan, Kader PAUD Wirakanan, pengurus Gapoktan Wirakanan, pengurus Poktan Wirakanan, Ketua RT dan Ketua RW Wirakanan, Kader KKB, Tokoh dan masyarakat Desa Wirakanan.

Dalam sambutannya, Kades Wirakanan H Nurkat Hadikusomo menyampaikan ucapan terima kasih kepada yang hadir atas segala partisipasi sekaligus untuk mendukung suksesnya terselenggaranya acara ini.

“Kami Pemerintah Desa Wirakanan mendapatkan suatu kehormatan yaitu pada hari ini, kami Pemerintah Desa Wirakanan beserta Kader Kampung KB Srikandi Desa Wirakanan ini mendapatkan suatu kehormatan, karena kampung KB Srikandi Desa Wirakanan ini ditunjuk oleh Disduk P3A Kabupaten Indramayu untuk diikutsertakan dalam lomba tingkat Provinsi Jawa Barat yaitu yang akan diselenggarahkan pada tahun drpan atau 2023, tepatnya sekitar di bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2023. Kegiatan persiapan kampung KB ini harus memulai berbenah dalam pelaksanaan menginjak kepada pelaksanaan lomba kampung KB tingkat privinsi,” jelasnya.

H Nurkat Hadikusomo berharap, semoga saja media tradisional ruangan ini merupakan media tradisional yang tentunya diharapkan efektif untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan pesan-pesan positif. Karena masyarakat Desa Wirakanan yang mayoritas masyarakat pedesaan yang perlu selalu diingatkan, disosialisasikan tentang pentingnya menjadi keluarga yang berkualitas.

Hal-hal yang mendukung untuk terlaksananya atau terkondisinya keluarga yang berkualitas itu juga ditentukan oleh perilaku sosial masyarakatnya. Diantaranya, kebersihan, ketersediaan air bersih. Untuk menunjang dan menghapuskan yaitu stunting di Desa Wirakanan ini. Karena di Indramayu angka stuntingnya masih diatas rata-rata Jawa Barat dan diatas rata-rata nasional. Kami menghimbau agar senantiasa para kader untuk bahu membahu bekerjasama untuk menanggulangi masalah stunting, khususnya di Desa Wirakanan.

Pada hari ini pagelaran wayang kulit diperuntukan untuk sosialisasi menuju lomba kampung KB 2023. Dan saya tentu sangat mengharapkan media penyampaian wayang kulit yang sangat di gandrungi yaitu dalangnya H Rusdi. Tentunya diharapkan sangat efektif untuk menyampaikan pesan-pesan sosial dan pesan-pesan moral.

“Mudah-mudahan nanti tersampaikan dan diterima, tidak saja di dalam lingkup wilyah masyarakat Desa Wirakanan tetapi masyarakat Indramayu serta keseluruhan,” pungkasnya mengakhiri sambutan.

Sementara, Nursiman SE dalam kesempatan itu Ia mengatakan bahwa keluarga berkualitas itu harus menjalankan 8 kunci yang harus dilaksanakan yakni fungsi keagamaan, fungsi kasih sayang, fungsi reproduksi, fungsi sosial, fungsi budaya, fungsi perlindungan, fungsi ekonomi, fungsi pendidikan.

Dikatakannya, sosial budaya terkait dengan lingkungan hidup, Ibu Bupati Indramayu sudah mencanangkan tentang Jumat Bersih (Jumsih) dan Jumat Berkah. Jumsih itu perlu dukungan seluruh masyarakat terkait dengan kebersihan lingkungan.

“Perlu ada dukungan dari masyarkat untuk ikutserta untuk kebersihan lingkungan. Kalau ingin menjadi keluarga yang berkualitas. Karena kebersihan sangat penting dan kebersihan dalam rangka mencegah stunting,” katanya.

Ia menambahkan, Bupati Indramayu juga mencanangkan gemar makan ikan untuk pencegahan stunting.

Plt Kepala Disduk-P3A Kabupaten Indramayu Hj Sri Wulaningsih SE Ak yang diwakili oleh Heka Sugoro didampingi Nasrullah, Ia menyampaikan terimakasih kepada pihak Pemerintah Desa Wirakanan atas penerimaan yang baik. Selain itu juga Ia berterimakasih atas kesediaan pihak Kuwu Desa Wirakanan beserta warganya.

“Pagelaran wayang ini adalah sebuah media komunikasi, informasi dan edukasi melalui media luar ruangan tradisional,” jelas Heka Sugoro.

Lebih lanjut Heka Sugoro mengatakan, Kebetulan kita memilih Desa Wirakanan ini sebagai tempat diselenggarahkannya pagelaran media tradisional karena disini seperti yang dijelaskan oleh Pak Kuwu,  kemudian dijelaskan oleh Nursiman. Sudah berjalan dengan baik kegiatan kampung keluarga berkualitas dan InsyaAllah, Desa Wirakanan ini Kamoung KBnya akan kita ikutsertakan mewakili Indramayu untuk dilombakan di tingkat provinsi untuj di tahun 2023.

“Mudah-mudahan dengan adanya pagelaran wayang ini sebagai media informasi kepada masyarakat di sini. Dalam pagelaran wayang, nanti akan disisipkan tentang keluarga yang berkualitas. Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik. Terselenggarahnya kegiatan ini dapat lebih efektif dalam kita memprogramkan keluarga berkualitas dan pencegahan stunting.” pungkasnya.

Camat Kandanghaur Hatta Direja SSTP yang hadir dalam kesemoatan itu Ia mengatakan, untuk hidup sehat, hidup teratur, sudah harus menjadi budaya kita dan tidak harus dilombakan. Tapi, dengan dilombakan sedikit bisa bermotivasi. Memotivasi kondisi kita. Biasa mengevaluasi, memotivasi kondisi yang ada.

Dikatakannya, kita tahu sendiri bahwa sekarang di Kabupaten Indramayu, Alhamdulillah, mungkin salah satu bahasan yaitu stuntingnya, bisa menekan angka stunting yang cukup signifikan angka stunting di Indramayu.

“Saya sendiri ditugaskan sama Ibu Bupati, mempunyai 2 anak asuh stunting, 2 anak asuh yatim piatu. Ini betapa pedulinya, Ibu Bupati terhadap masyarakat Indramayu. Ini prestasi yang cukup membanggakan, angka stunting kita bisa menekan hampir sekitar 14 persen di Kabupaten Indramayu,” kata Hatta Direja SSTP.

Program-program selain kampung KB, Lanjut Hatta Direja SSTP, masih banyak sekali program-program Ibu Bupati yang perlu kita dukung, tentunya dengan tujuannya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ada beberapa program unggulan Ibu Bupati Indramayu yang salah satunya sangat mengena dan berdampak ke masyarakat. Ada 10 program unggulan.

“Mohon dukungan semua stakeholder yang ada di kecamatan termasuk di desa,” tutupnya.

Selesainya penyampaian dari beberapa pihak yang hadir, kemudian dilanjutkan makan bersama dan menonton pagelaran wayang kulit Langen Budaya dari Lohbener Indramayu. Pagelaran wayang kulit digelar pada siang hari dengan Dalang Dian Pardita Kusuma SSn adapun pada malam hari dengan Dalang H Rusdi.

No More Posts Available.

No more pages to load.