Gerakan Rakyat Gelar Dialog Kebangsaan Usung Tema Rakyat Sebagai Kekuatan Inti Perubahan

oleh -570 Dilihat
oleh
img 20251213 wa0005 11zon

TANGERANG, Revolusinews.com – Organisasi Masyarakat Gerakan Rakyat Banten mengukuhkan dan melantik DPW, DPD, DPC sekaligus menggelar dialog kebangsaan mengusung tema “Rakyat Sebagai Kekuatan Inti Perubahan” yang berlangsung di Auditorium K.H Ahmad Azhar Basyir, Gedung Cendekia Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Tangerang Selatan pada Jum’at (12/12/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh para mahasiswa, masyarakat umum, Pejabat (Pengacara jawara bela umat), komunitas, para pimpinan dan anggota Gerakan Rakyat (DPW, DPD, DPC) Banten dan dihadiri oleh Sahrin Hamid Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat, Khairuzzaman Aeng MZ Ketua DPW Banten, Septa Chandra Wakil Rektor IV UMJ, dan sebagai keynotes speech Anies Rasyid Baswedan.

Acara dipandu oleh Agus Yunanto, diawali dengan pertanyaan  peserta yaitu dari Sumawijaya (Lebak), Hendrawan (DPD Jakbar),  Kiki (DPD Bekasi), Alvin (DPW Banten), Dede Mars (Serang), Hadi (mahasiswa UMJ), salah seorang dokter dan perwakilan masyarakat Pandeglang yang menyampaikan puisi bertemakan “Negri Mata Duitan”.

img 20251213 wa0004 11zon

Menanggapi banyaknya pertanyaan masyarakat dalam forum, Anies Rasyid Baswedan menjelaskan bahwa semua masukan tersebut bukan hanya untuk dijawab saat itu juga, tetapi harus menjadi agenda perjuangan kolektif. Ia menekankan bahwa jawaban sesungguhnya bukan terletak pada kata-kata, tetapi pada kesediaan rakyat dan pemimpin untuk memperjuangkannya bersama.

Anies menegaskan bahwa kualitas manusia ditentukan oleh dua pilar utama, yakni kesehatan dan pendidikan. Kedua aspek itu merupakan prioritas mutlak yang harus dijaga.

Ia juga menekankan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus dipahami sebagai alat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, bukan sekadar angka statistik, tetapi harus menyentuh realitas kehidupan masyarakat di lapangan.

Dalam penjelasannya, Anies menggunakan istilah gotong royong, yakni konsep hubungan negara dan rakyat yang sejajar. Ia menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya tugas pemerintah semata.

“Negara sering kali menempatkan dirinya sebagai satu-satunya pelaku pembangunan, padahal masyarakat memiliki peran yang luar biasa besar.” tegasnya.

Pada akhir acara Anies mengikuti dengan sabar untuk antri foto bersama  DPW, DPD, DPC, dilanjutkan kunjungan  ke stand UMKM serta  Pelayanan Sertifikat  Halal dari Halal Center Mathla’ul Anwar (HCMA) Tangsel.

No More Posts Available.

No more pages to load.