GERMALA-K Gelar Aksi Jilid III, di Kantor DPUPR Banten Soroti Proyek Jalan dan Irigasi di Lebak

oleh -343 Dilihat
img 20251002 wa0078 11zon

SERANG,Revolusinews.com — Gerakan Mahasiswa Lawan Korupsi (GERMALA-K) kembali menggelar Aksi Demonstrasi Jilid III di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten, Kamis (2/10/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk gugatan moral atas dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek infrastruktur di Kabupaten Lebak.

Ketua GERMALA-K, Heri Tuara, mengungkapkan bahwa pihaknya menyoroti dua proyek besar yang dinilai tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis maupun Rencana Anggaran Biaya (RAB). Kedua proyek tersebut yakni Rehabilitasi Ruas Jalan Cikatomas–Tegal Lumbu di Kecamatan Cilograng senilai Rp12,6 miliar yang di kerjakan oleh PT. Banten purnama Raya dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI. Cibinuangeun di Kecamatan Malingping senilai Rp8,4 miliar yang di kerjakan PT. Putra Ciceri.

img 20251002 wa0082 11zon

“Temuan di lapangan menunjukkan dugaan kuat pekerjaan dilakukan tidak sesuai standar dan sepesipikas teknis, Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya praktik asal-asalan yang berpotensi merugikan keuangan negara serta masyarakat

aksi yang dilakukan pihaknya merupakan desakan keras agar Kepala Dinas DPUPR Banten lebih ketat dalam menjalankan fungsi pengawasan. Menurut dia, proyek pemerintah daerah harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan justru dikerjakan tanpa memperhatikan kualitas.

“Aksi Jilid III ini kami gelar sebagai gugatan moral. DPUPR harus bertanggung jawab memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat,” ujar Heri.

img 20251002 wa0080 11zon

Aksi demonstrasi kali ini sempat diwarnai ketegangan ketika massa aksi mencoba masuk dan menggeruduk kantor DPUPR Banten. Beruntung, situasi berhasil dikendalikan setelah aparat kepolisian sigap melakukan pengamanan dan menghalau massa agar tidak masuk ke dalam gedung.

Kami dari GERMALA-K menegaskan, pihaknya akan terus mengawal hingga ada tindak lanjut dari kepala dinas DPUPR terkait dugaan pekerjaan proyek asal-asalan tersebut dan kami pun tidak akan pernah bosan untuk melakukan aksi lanjutan demonstrasi bierjilid-jilid, tutup Heri.(red)