LSM AGP Temukan Dugaan Korupsi di Bumdes Bintang Sejahtera Desa Seuat Jaya

oleh -401 Dilihat
oleh
img 20260128 wa0019

SERANG, Revolusinews.com – Pengurus LSM Abdi Gema Perak (AGP) Kabupaten Serang menemukan dugaan penyimpangan program ketahanan pangan (Ketapang) program budidaya ayam petelur badan usaha milik desa (Bumdes) Bintang Sejahtera Desa Seuat Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (28/01/2026).

Ketua LSM AGP Kabupaten Serang, Repiana mengatakan, tahun anggaran 2025 Bumdes bintang sejahtera mendapatkan kucuran keuangan berkisar Rp 290.000.000,- yang bersumber dari Dana Desa (DD) Seuat Jaya.

Berdasarkan hasil penelusuran LSM AGP Kabupaten Serang, pihaknya menemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi dan penyimpangan mulai dari tahap pembangunan kandang berkisar Rp 150.000.000,- sampai pengadaan bibit ayam, pakan dan vitamin berkisar 140 juta rupiah.

“Padahal ketua Bumdes Bintang Sejahtera, Haerul Umam, tetapi hasil survei kepada suplayer barang yang belanja atas nama (RI) dan (VI) Bendahara Desa Seuat Jaya dengan harga jauh di atas rencana anggaran biaya yang ditetapkan, sehingga diduga kuat ada konspirasi jahat yang sudah terstruktur antara mereka,” ungkap Repi

Menurut ia, selain adanya indikasi dugaan korupsi pada pembangunan kandang, penyalahgunaan anggaran (DD) Seuat Jaya pada tahun 2025 sangat terlihat jelas pada program tersebut.

“Sampai saat ini tidak ada satupun ayam petelur di kandang itu, padahal itu program tahun 2025, itu penyalahgunaan anggaran tidak menutup kemungkinan ada retorika buruk pada admistrasi keuangan, kami pertanyakan instansi pengawasan mulai dari tingkat kecamatan dan daerah kemana,” ujarnya

Dalam penutupnya dirinya mendesak kepada aparat penegak hukum baik institusi Polri maupun Kejaksaan, untuk dapat melakukan penyidikan dan penyelidikan dugaan pada program itu.

“Termuat pada RAB antara rencana dan realisasi sangat jauh, kami mendesak kepada Polres Serang atau Kejaksaan Negeri Serang dapat menyelidiki dan memanggil semua pihak terkait. Khususnya ketua Bumdes Bintang Sejahtera Desa Seuat Jaya sebagai penanggung jawab penuh pengguna anggaran program itu,” tandasnya

Terpisah, Haerul Umam, Ketua Bumdes Bintang Sejahtera memaparkan alasan belum berjalannya program tersebut di akibatkan oleh kondisi barang yang mengalami kelangkaan.

“Bukan mangkrak kita tinggal nunggu ayam turun, kalau pemesanan sudah tetapi posisi ayamnya inden, semua pakai ayam petelur sehingga untuk mendapatkannya susah, adapun untuk harga di Rab 91 ribu rupiah per ekornya,”ujarnya

Masih kata umam, saat di pertanyakan pembangunan kandang ia mengungkapkan, kandang di bangun bersama sama antara bendahara desa dan Bumdes.

“Terkait pembangunan kandang bareng-bareng sama bendahara desa terkait belanjaannya, itu sudah sesuai dengan RAB terkecuali pemasangan listrik 1500 kwh dan kabel 80 meter,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.