PEMALANG, Revolusinews.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, sejumlah gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG di Kabupaten Pemalang menjadi sorotan karena semenjak tanggal satu sampai Selasa 4 Agustus belum terlihat memasang Bendera Merah Putih maupun atribut khas perayaan 17 Agustus.
Di saat berbagai wilayah berlomba menghias lingkungan dengan nuansa merah putih, suasana di beberapa dapur MBG justru dinilai berbeda. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya dari masyarakat karena MBG merupakan salah satu program unggulan pemerintah.
Berdasarkan pantauan awak media pada Selasa (4/8/2026), masih terdapat sejumlah lokasi yang belum memasang bendera maupun dekorasi kemerdekaan. Temuan itu terlihat di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Taman, Petarukan, Ampelgading, dan Comal.
Kondisi tersebut kemudian menjadi perhatian publik. Sejumlah warga menduga belum dipasangnya atribut kemerdekaan berkaitan dengan kesiapan pengelola atau mitra pelaksana, meski belum ada penjelasan resmi mengenai penyebabnya.
Masyarakat berharap seluruh pengelola SPPG MBG dapat ikut memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai nasionalisme. Kehadiran bendera dan dekorasi dinilai menjadi simbol partisipasi dalam perayaan nasional.
Warga juga meminta pemerintah melakukan pembinaan dan pengawasan apabila ditemukan pengelola yang belum mempersiapkan atribut kemerdekaan, sehingga seluruh fasilitas yang beroperasi dengan program pemerintah dapat turut menyemarakkan peringatan 17 Agustus.
Saat dikonfirmasi, pengelola dapur MBG di wilayah Ulujami menyampaikan bahwa pemasangan atribut sedang dipersiapkan. “Waalaikumsalam, iya bang, sedang dipersiapkan oleh mitra,” ujarnya melalui pesan singkat.
Sementara itu, Kepala Dapur MBG Desa Loning 2, Kecamatan Petarukan, Huda, menjelaskan bahwa atribut peringatan kemerdekaan telah dipesan, dan akan segera dipasang setelah diterima. Ia juga menyampaikan terima kasih atas masukan yang diberikan masyarakat dan awak media.










