Mortir Aktif Perang Dunia II Ditemukan di Pemukiman

oleh -321 Dilihat
img 20260127 wa0034 11zon

BIAK NUMFOR, Revolusinews.com – Warga di sekitar perumahan BMJ, tepatnya di belakang kantor PT. AMP, Kabupaten Biak Numfor, dikejutkan dengan penemuan sebuah proyektil mortir yang diduga kuat masih aktif. Meski kondisinya sudah berkarat dimakan usia, benda peninggalan Perang Dunia II tersebut dinilai masih menyimpan potensi bahaya ledakan yang tinggi.

Respons Cepat Tim Brimob Biak Saat Mendapat laporan dari masyarakat pada Selasa (27/1/2026), Danki Brimob Biak, AKP Stefen Sabon, SH., MH., langsung mengambil langkah tegas. Ia menginstruksikan Ipda Bidwin Suhada (Danton 3 Kompi 1 Pelopor Biak) bersama 10 personel untuk segera meluncur ke lokasi kejadian (TKP).

Proses evakuasi dilakukan dengan standar keamanan ketat guna memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi penemuan.

Ipda Bidwin Suhada, mewakili AKP Stefen Sabon, mengonfirmasi bahwa barang bukti (BB) berupa mortir tersebut kini telah berhasil dievakuasi dan diamankan di Satuan Brimob Biak.

“Saat ini mortir sudah kami amankan di satuan sambil menunggu petunjuk lebih lanjut dari pimpinan. Alhamdulillah, seluruh proses pengamanan hari ini berjalan lancar dan kondusif,” ujar Ipda Bidwin.

Imbauan Penting bagi Masyarakat Biak. Mengingat sejarah Biak Numfor sebagai salah satu medan tempur hebat di masa Perang Dunia II, pihak kepolisian meminta warga untuk tetap waspada. Masih banyak sisa-sisa alat peledak seperti peluru, bom, dan mortir yang tertimbun di dalam tanah.

Pihak Brimob memberikan beberapa poin peringatan bagi warga, terutama saat:

  • Membuka lahan perkebunan baru.
  • Membabat hutan atau membersihkan semak belukar.
  • Melakukan penggalian untuk fondasi rumah.
  • Melakukan pembakaran lahan (sangat berbahaya jika ada peledak di bawahnya).

“Kami berharap masyarakat segera melapor ke kepolisian setempat jika menemukan benda mencurigakan yang menyerupai alat peledak. Jangan disentuh atau dipindahkan sendiri demi keselamatan bersama,” tutupnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.