CILACAP, Revolusinews.com – Sepasang pria dan wanita yang diduga pasangan kekasih gelap (selingkuhan) ditemukan di kamar hotel Paradise Sidareja, satu tewas sementara sang pria dalam kondisi kritis. Temuan yang sempat menggegerkan warga Kecamatan Sidareja terjadi pada Senin (1/12/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Cek identitas terungkap, bahwa korban berinisial PW (18) warga Desa Margasari, Kecamatan Sidareja. Sementara sang pria SN (41) kondisi kritis, merupakan warga Wringin Harjo, Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap.
Dari penyelidikan polisi, dan olah TKP, dugaan sementara PW merupakan korban pembunuhan yang dilakukan oleh SN sekaligus sebagai selingkuhannya. Usai menghabisi nyawa korban, pelaku diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan cara minum cairan racun serangga jenis baygon.
Peristiwa terungkap setelah pihak hotel mencurigai, bahwa kamar yang mereka tempati tidak memberi respon saat dipanggil. Merasa ada yang ganjil, pintu akhirnya dibuka, dan didapati, PW dalam kondisi sudah tidak bernyawa di samping SN yang dinyatakan kritis.
Kapolsek Sidareja AKP Amin Antalsa Subbiki, S.H., M.H., membenarkan dugaan tersebut, diperkuat dengan temuan barang bukti dilokasi kejadian.
“Kami menemukan korban wanita sudah meninggal dunia dan pasangannya dalam kondisi kritis. Dugaan awal adalah pembunuhan dan percobaan bunuh diri,” ujar Kapolsek.
“Kami juga menemukan indikasi racun serangga di lokasi, berupa botol kaleng merk Baygon sudah kosong di sekitar tempat tidur,” imbuhnya.
Guna penanganan medis, korban pria yang kritis segera dilarikan ke Rumah Sakit Aghisna Sidareja untuk mendapatkan perawatan intensif. Pihak kepolisian menyatakan sedang menunggu kondisi pria tersebut stabil agar dapat dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kronologi pasti serta motif dibalik aksi nekad, dan keji ini.
Guna kepentingan penyelidikan saat ini, lokasi kejadian perkara (TKP) telah dipasang garis polisi, sementara jasad PW dievakuasi untuk divisum atau otopsi di RS Bayangkara Banyumas guna memastikan penyebab pasti kematiannya dan mengumpulkan bukti forensik.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan mendalam. Kami akan memastikan motif di balik dugaan pembunuhan dalam hubungan perselingkuhan ini,” tutup AKP Amin Kapolsek Sidareja.









