INDRAMAYU, Revolusinews.com – Pelatihan kapasitas Perangkat Desa tahun 2023 se-Kecamatan Gabuswetan menelan anggaran senilai Rp 12 juta per desa bersumber dari APBDes yang dilaksanakan di Kampung Daun Culture Gallery & Cafe jalan Villa Triniti Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat pada Kamis (16/11/2023).
Camat Gabuswetan, Drs. Muhtarom saat dikonfirmasi RNews pada Senin (20/11/2023) sekira 08.50 WIB di ruang kerjanya mengatakan bahwa kegiatan pelatihan kapasitas Perangkat Desa tahun 2023 tersebut sebelumnya sudah di mesyawarahkan dan sudah disepakati bersama dengan Kepala Desa (Kades) se-Kecamatan Gabuswetan.
“Dari awal kemarin itu ada kegiatan tempatnya di Balai Desa Gabuskulon. Selesai itu Kades ada yang usul gimana kalau lokasinya di luar kabupaten. Ya silahkan, kalau saya mensuport. Nanti saya konsultasi dulu jangan sampai ada temuan, konsultasi ke Inspektorat, kata inspektorat kegiatannya jangan fiktif, kegiatannya dilaksanakan, harus ada dokumentasinya. Saya konsul juga dengan DPMD melalui Pak Erwin dan Pak Sulaeman. Mereka memperbolehkan,” kata Drs. Muhtarom.
Lebih lanjut Drs. Muhtarom menanyakan kepada Kades untuk anggarannya itu Rp 12 juta dipotong pajak, diambil Kades Rp 1,2 juta. Jadi yang dipergunakan itu Rp 10,8 juta anggaran per desa, kemudian dibentuk panitia. Panitianya, Kasi PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) Darsono, kasi Keuangan Tohari dari Kecamatan.
“Saya tidak tahu menahu masalah keuangan. Kalau inginnya saya yang terpenting bisa berangkat kemudian juga narasumber,” katanya.
Lanjut Drs. Muhtarom, dari pendamping desa menawarkan ada EO (Event Organizer), kata Saya ya silahkan. Saya gak mau bersentuhan dengan uanglah, Saya tidak tahu menahu, silahkan saja yang penting Saya dengan Pak Kades bisa berangkat, bisa dilaksanakan.
Ternyata disana itu Alhamdulillah, Pamong Desa Itu hadir semua dan kita bisa memberikan pengarahannya lebih meluas. Pak Inspekturnya tidak hadir, diwakilkan Pak H. Ermas. Pemateri hampir satu jam lebih. Kemudian, dari DPMDnya Pak Erwin. Hampir 200 Pamong Desa, yang ikut. Perangkat Desa sekaligus Kades Se-Kecamatan Gabuswetan.
“Kegiatan ini baru dilaksanakan, sebelumnya belum pernah ada,” katanya.
Jadi, sebenarnya Desa itu bisa melaksanakan sendiri di Desa. Anggaran 10,8 Juta itu, misalnya untuk narasumber, untuk makan minum, untuk sewa tempat. Itu bisa dilaksanakan sendiri-sendiri. Hanya saja dari usulan Pak Kades, untuk dilaksanakannya secara bersamaan, kita hanya memfasilitasi. Anggarannya diambil dari APBDes, Pak Kades sudah menganggarkan tahun kemarin. Konsultasinya dengan pendamping, anggaran itu.
“Kalau Saya sudah menyarankan ke Pak Kades untuk lokasinya di Indramayu, tapi itu sudah kesepakatan para Kades lokasinya diluar Indramayu, anggarannya anggaran mereka, sekalian jalan-jalan katanya,” kata Drs. Muhtarom mengakhiri pembicaraan.
Diketahui, Kecamatan Gabuswetan ada 10 (Sepuluh) Desa yakni Desa Babakan Jaya, Desa Drunter Kulon, Desa Drunten Wetan, Desa Gabus Kulon, Desa Gabus Wetan, Desa Kedokan Gabus, Desa Kedungdawa, Desa Rancahan, Desa Rancamulya, Desa Sekarmulya.












