Pemda Biak Numfor Tanam Komoditi Jagung dan Padi Gogo di Kampung Dernafi

oleh -565 Dilihat
oleh

BIAK NUMFOR, Revolusinews.com – Dalam rangka program nasional ketahanan pangan, Pemda Kabupaten Biak Numfor melakukan penanaman perdana komoditi jagung dan padi gogo/ladang di lahan seluas 2 hektar di kampung Dernafi, Distrik Biak Utara Kabupaten Biak Numfor, Papua pada Jumat (30/5/2025).

Adapun yang hadir dalam acara tersebut dari Pemda Kabupaten Biak Numfor diwakili oleh Asisten 1, dan Kabag protokoler, Sekretaris Dinas pertanian dan ketahanan pangan ibu yohana wonar, serta Kepala Distrik Biak Utara, Pj Kepala Kampung Dernafi Theopilus msiren, Sekdes Speniel Noriwari, Ketua pangan Yulius Rumbrawer, Kapolsek Biak Utara, Danramil Biak Utara beserta jajaran dan ke tiga kelompok Tani di kampung Dernafi Distrik Biak Utara.

img 20250531 wa0007 11zon

Sekertaris Kampung Dernafi Spenyel Noriwari mengatakan bahwa program ketahanan pangan di Kampung dernafi menganggarkan di tahap pertama 100.000.000 rupiah dan tahap ke dua 56.551.800 rupiah. Jadi total anggaran untuk ketahanan pangan tahun 2025 bagi tiga kelompok di kampung dernafi sebesar 156.551.800 rupiah.

“Komoditi yang di tanam adalah padi gogo 1 hektar dan jagung hibrida 1 hektar. Harapan kami kepada pemda kabupaten biak numfor, disaat kami sudah menanam padi, pemerintah bisa menyiapkan mesin penggiling padi, karena sebelumnya kami sempat mencoba di pak feliks sebagai penyuluh pertanian dengan luas 50×50, dengan hasil 8 karung. Tapi setelah di gilling tidak mendapatkan hasil yang maksimal serta hasil penggilingannya masih keluar padi. Belum keluar beras semua,” kata Spenyel Noriwari.

Pj kepala kampung dernafi Theopilus msiren menambahkan bahwa kelompok tani yang terdiri dari 3 kelompok, masing masing memiliki 23 anggota, yaitu kelompok tani Aneka karya, kelompok tani Diano dan kelompok tani kuncup hijau.

“Untuk tahap pertama ini kami fokus di dua hektar lahan ini. Untuk tahap kedua kami akan membagikan ke tiga kelompok tersebut dengan waktu yang butuhkan dari menanam sampai dengan panen yaitu 3 bulan,” ujarnya.

Sekretaris Dinas pertanian dan ketahanan pangan ibu yohana wonar, pada kesempatannya menyampaikan apresiasi kepada kampung dernafi dalam hal ini jp kepala kampung, beserta aparatnya yang telah mendukung program nasional ketahanan pangan, yaitu swasembada jagung dan swasembada padi.

“Kami bersyukur karena pada tahap pertama dana desa, mereka sudah mulai, dan kami dari dinas terkait siap untuk mendampingi melalui penyuluh pertanian lapangan. Terkait kendala menyangkut mesin penggiling, nanti kita sama sama usahakan melalui proses perencanaan dinas. Melalui musrenbang kampung, musrenbang distrik dan musrenbang kabupaten, kami sebagai instanai terkait, kami juga akan ikut memperjuangkan. Adapun hari ini kami memberikan pupuk 50 kg kepada 3 kelompok tani yang ada di kampung dernafi,” tutupnya

No More Posts Available.

No more pages to load.