Pokdarwis Kukuhkan dan Deklarasi Pelestarian Situ Pamulang Tangerang Selatan

oleh -467 Dilihat
oleh
img 20240813 wa0020 11zon

TANGERANG SELATAN, Revolusinews.com – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Situ Pamulang secara resmi dikukuhkan sekaligus deklarasi pelestarian lingkungan yang dihadiri oleh Wibowo dari Dinas Pariwisata Tangerang Selatan, Alwani Ketua Pokdarwis Tangsel, perwakilan dari Pradita University, Cinere Serpong Jaya, Pemerintah setempat, Pokdarwis Ekowisata Keranggan, Kampung Jawa Wadassari Pondok Betung, Ismaya, Komunitas Penggiat Situ Pamulang dan masyarakat Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan pada Selasa (13/8/2024).

Pembukaan acara diawali dengan tarian jaipongan sancang gugat persembahan dari Kampung Ekowisata Keranggan, penandatangan deklarasi oleh seluruh perwakilan dan dilanjutkan mancing bersama diiringi dengan alunan musik pengantar makan siang.

img 20240813 wa0021 11zon

Salah satu pengunjung, Bowie mengatakan, area tersebut sekitar 7 hektar lahan darat di luar area Situ lokasinya persis di bawah jalan tol dengan pemandangan danau/Situ Pamulang jika dikelola secara apik menjadi destinasi wisata dengan ornamen dan panorama spot foto akan seperti Wisata HE HA yang sering viral saat ini.

Ketua Pokdarwis Situ Pamulang, Ade Marfuddin mengatakan, potensi alam yang luar biasa di Tangerang Selatan salah satunya Siitu Pamulang yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat, pemerintah dan akademisi. Jika pontensi ini tidak digarap dan dikelola bukan jadi nikmat dan manfaat, tapi jadi mudharat.

“Kami yang tergabung dalam Pokdarwis berupaya mengelola melestarikan Situ menjadi destinasi wisata agar memberi nilai dan manfaat  bagi masyarakat, lingkungan dan terus maju mandiri serta berkembang dengan baik,” ujar Ade.

Ade mengungkapkan, bahwa dalam acara pengukuhan hari ini merupakan partisipasi semua pihak penta helix 5 unsur yakni pemerintah, akademisi, komunitas, swasta dan media.

“Kami berharap kepada pemerintah sebagai pemegang regulasi dapat membimbing, mengayomi, melindungi agar kami dapat menjalankan sesuai role serta regulasi yang ada, jangan sampai kami salah arah dalam penataan,” harap Ade.

“Kita ingin destinasi wisata ini menjadi program jangka panjang tentunya didasari dengan MoU melibatkan berbagai pihak, masyarakat bahu membahu, bersama pemerintah daerah dan badan pemerintah terkait agar prosesnya berjalan lancar. Dimana Pokdarwis adalah proses rintisan yang nantinya akan berkembang, maju, mandiri, jangan sampai sudah maju kemudian terkena gusur,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Rahmat Daeng berharap kegiatan berikutnya dapat lebih baik dan yang hadir bisa memberi warna rasa persatuan warga Pamulang.

“Prioritas utama yang segera perlu direalisasikan adalah akses jalan menuju lokasi, MoU jangka waktu pemanfaatan lahan, juga pembangunan kantor atau sekretariat,” kata Rahmat Daeng menutup pembicaraan.

No More Posts Available.

No more pages to load.