Proyek Miliaran Jalan Petarukan-Gondang Disorot, Pelapis Plastik Rabat Dipertanyakan

oleh -174 Dilihat
img 20260530 wa0031

PEMALANG, Revolusinews.com– Proyek rekonstruksi ruas jalan Petarukan–Gondang milik Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) menjadi sorotan publik. Paket pekerjaan peningkatan infrastruktur jalan kabupaten tersebut diketahui memiliki nilai kontrak sebesar Rp10.180.081.000 miliyar, TA 2026 dengan pelaksana pekerjaan CV.Izaf Jaya, Konsultan Pengawas CV.Global Disain.

img 20260530 wa0030

Di tengah progres pekerjaan yang masih berjalan, sejumlah warga menilai pelaksanaan proyek di lapangan diduga belum sepenuhnya memenuhi standar teknis konstruksi sebagaimana yang diharapkan dalam pekerjaan infrastruktur bernilai miliaran rupiah. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait fungsi pengawasan teknis dari pihak terkait.

Minimnya pengawasan lapangan juga disoroti masyarakat, khususnya terhadap peran Konsultan Pengawas maupun Konsultan Manajemen Konstruksi yang seharusnya melakukan monitoring pekerjaan secara independen, melakukan evaluasi mutu pekerjaan, serta memberikan rekomendasi teknis kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) apabila ditemukan ketidaksesuaian di lapangan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pekerjaan pada Kamis (27/5/2026) serta beberapa hari sebelumnya, sejumlah pekerja proyek terlihat tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap sesuai standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan tenaga kerja selama aktivitas proyek berlangsung.

Selain persoalan K3, warga juga menyoroti proses pemasangan saluran U-Ditch yang disebut tidak diawali dengan pekerjaan lantai dasar atau dasar pondasi secara maksimal. Padahal, tahapan tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas konstruksi dan ketahanan saluran dalam jangka panjang.

Sorotan lain muncul pada pekerjaan pengecoran rabat sayap jalan. Di lapangan, pengecoran diketahui hanya sebagian yang menggunakan pelapis plastik sebagai metode perawatan beton (curing), sementara sebagian lainnya tidak dilakukan secara menyeluruh sepanjang area pekerjaan. Kondisi itu dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas dan daya tahan hasil konstruksi.

img 20260530 wa0032

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pemalang melalui DPU-PR bersama pihak pengawas proyek dapat turun langsung melakukan evaluasi teknis secara menyeluruh. Mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar, publik meminta pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis agar kualitas infrastruktur tetap terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Salah satu warga di sekitar lokasi pekerjaan wilayah Kapang Sari, Petarukan, menyampaikan harapannya agar proyek tersebut benar-benar dikerjakan sesuai standar. “Nilai anggarannya sangat besar, kita sebagai masyarakat tentu berharap kualitas pekerjaannya agar maksimal dan sesuai teknis di lapangan,” ujar warga setempat saat ditemui di depan rumahnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.