CILACAP, Revolusinews.com – Puluhan nelayan yang berasal dari lima kelurahan di wilayah Cilacap mengikuti sosialisasi alur pelayaran kapal pesiar sungai Bengawan dengan narasumber para pemangku kepentingan atau pemangku kepentingan alur pelayaran internasional Bengawan Donan bertempat di Gedung HNSI Cilacap, Jumat (3/2/2023).
Koordinator operasional BMKG Cilacap, Teguh Wardoyo mengatakan, terkait kondisi cuaca baik di darat maupun di laut yang dapat dijadikan acuan dan pertimbangan untuk melakukan aktifitas. BMKG sangat pro aktif 9 kondisi cuaca kepada masyarakat umum termasuk para nelayan, informasi dapat menjadi pertimbangan bagi semua kepentingan dalam mengambil keputusan dengan tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap aktifitas termasuk berlayar mencari nafkah.
“Sungai Bengawan Donan adalah salah satu alur perairan penting di Kabupaten Cilacap, alur ini banyak digunakan untuk lalulintas kapal yang melakukan bongkar muat di pelabuhan maupun dermaga sendiri milik beberapa perusahaan. Kegiatan ekspor maupun impor yang menggunakan kapal laut akan sangat terbantu dengan kelancaran dan keselamatan alur perairan Sungai Bengawa Donan,” ujarnya.
Kasat Polisi Air Cilacap Ajun Komisaris Polisi Huda Syafi’i menjelaskan, dilengkapi daya dukung yang dimiliki sebagai alur internasional yang sangat strategis, diantaranya memiliki kedalaman 5–14 meter, lebar alur antara 150–300 meter, serta rambu keselamatan yakni terpasangnya 34 pelampung disepanjang alur.
“Sungai Bengawan Donan harus selalu dalam kondisi aman karena banyak dimafaatkan oleh banyak pemangku kepentingan atau pemangku kepentingan, kita semua harus menjaga dan memastikan semua pemangku kepentingan memahami tentang keamanan dan keselamatan alur pelayaran, semua ini tentu untuk kepentingan dan kelancaran semua pihak termasuk para nelayan dan masyarakat luas,” kata Huda.
Manager Community Relations PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Cilacap, Dewi Hestyani mengatakan sosialisasi keselamatan ini merupakan inisiasi salah satu unit usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, bekerjasama dengan HNSI, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), KSOP , Polisi Perairan.
Kegiatan tersebut melibatkan 90 warga nelayan yang berasal dari Kelurahan Kutawaru, Donan, Karangtalun, Tambakreja dan Tritih Lor.
Berbagai rambu rambu keselamatan telah di pasang di peraiaran Bengawan Donan, sosialisasi rutin dilakukan dengan harapan agar kelestarian serta fungsi utama sebagai alur yang aman bagi pelayaran tetap terjaga.
“Hal Ini merupakan upaya PT SBI bersama pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan dan alur pelayaran pelayaran Sungai Bengawan Donan, serta membawa reputasi baik atau reputasi ke dunia luar, nasional maupun internasional bahwa alur pelayaran di Cilacap adalah alur yang aman dan mengutamakan keselamatan. Sehingga diharapkan akan meningkatkan geliat ekonomi Cilacap dengan meningkatnya kegiatan ekspor dan impor barang melalui alur perairan Sungai Bengawan Donan,” tuturnya.
“Alur perairan Sungai Bengawan Donan terbentang sepanjang kurang lebih 9-10 km, bermuara di laut selatan pantai Teluk Penyu dan hilirnya di Kelurahan Tritih Wetan. Selain kapal-kapal besar , alur ini digunakan oleh para nelayan untuk menuju laut bebas di laut selatan pulau Jawa,” tutupnya.












