TANGERANG, Revolusinews.com – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Rumah Kreatif YPAC Nasional mengajak anak anak Disabilitas dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) untuk menikmati aneka bio Laut di Bintaro Xchange Sea (BX Sea) pada Senin (28/07/2025).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 58 orang (anak termasuk pendamping) dan dihadiri oleh Management BX Sea beserta tim dan pengurus Rumah Kreatif Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Nasional yang kedudukan di Jl. Camar Raya Blok AB No. 11/12 Bintaro Jaya Sektor 3, Tangerang Selatan.
Dalam sambutannya, Management BX Sea yang diwakili oleh Clara mengatakan, bahwa aktifitas CSR ini merupakan bagian kegiatan marketing BX Sea setiap bulan bersama dengan yayasan dan SD Negri di Tangsel, khusus hari Anak Nasional kami mengundang YPAC Nasional untuk berkunjung ke BX Sea.
“Terima kasih kepada seluruh adik adik YPAC, bisa jalan jalan ke BX Sea. Semoga dapat berkesan, senang semuanya, ada cerita moment yang dapat diceritakan kepada teman teman dan saudara di rumah, serta terima kasih juga kepada tim serta para sponsor yang mensupport acara ini,” ucapnya
Sementara itu Ketua YPAC Nasional F. Ratna Djuita mengungkapkan bahwa anak anak disabilitas dan ABK harus mendapatkan rehabilitasi diantaranya pendidikan, pengetahuan, sosial, ketrampilan dan medis.
“Kami berharapkan di BX Sea adik adik berkesempatan belajar bio laut, hutan, bio air dan sebagainya untuk mendapatkan pengetshuan, wawasan pengalaman dan pergaulan dalam bersosislisi dengan lingkungan,” jelasnya
Lanjutnya, salah satu unit kegiatan YPAC Nasional yaitu Rumah Kreatif yang menyediakan wadah atau tempat bagi anak – remaja disabilitas dan ABK untuk mengembangkan bakat, mengasah ketrampilan, kreativitas untuk menambah pengalaman, kemandirian dan sharing sesama teman, ungkap Ratna
“Rumah Kreatif terbuka untuk umum dan salah satu pembinanya nanti dapat menghubungi Siki Noegroho,” jelasnya
Rangkaian kegiatan sangat padat dipandu langsung oleh tim BX Sea yang dibagi menjadi 3 kelompok, mulai dari kunjungan ke bio laut seperti king of river piranha, arapaima, raja ampat, sea theater, mangrove archer fish & otter, paciffic octopus, memegang langsung bintang laut, makan bersama, foto bersama, melihat penyelam diaquarium besar dan menikmati kapal laut mini.
Dalam kegiatan ini berapa pendamping diantaranya dari SLB dan RBKI Ekowisata Keranggan, mengatakan hampir seluruh perjalanan menyusuri lorong, hal ini agak menyulitkan bagi penyandang tuna rungu (gangguan pendengaran)
“Kalau dibantu penterjemah bahasa isyarat juga tidak bisa karena redup/gelap. Semoga kedepannya disediakan bacaan lampu berwarna sehingga adik adik tuna rungu dapat mengerti dan membaca apa yang dijelaskan dari pemandu,” tutupnya.












