SMPN 5 Taman Jual Seragam Sekolah Hingga 960rb untuk Siswa Baru

oleh -1210 Dilihat
20230802 192055

PEMALANG, Revolusinews.com – SMPN 5 Taman kabupaten Pemalang jual seragam sekolah hingga 960rb untuk siswa baru tahun ajaran 2023.

Sementara, pemerintah gencar mencanangkan program pendidikan dasar 12 tahun dengan mengucurkan dana yang sangat besar guna tercapainya program tersebut. Pemerintah juga mengeluarkan aturan dan edaran yang berisi larangan pungli di sekolah yang memberatkan masyarakat.

Masih banyaknya sekolah yang mengabaikan aturan serta surat edaran dari Dinas Pendidikan tersebut, maraknya penjualan seragam sekolah dengan harga di atas harga pasar.

Salah satunya di SMPN 5 Taman kabupaten Pemalang yang membandrol seragam hingga 960rb untuk siswa putri dan 840rb untuk seragam siswa putra melalui toko yang sudah di tunjuk oleh sekolah

Hal tersebut di benarkan Peni Lestari, Mpd selaku Kepala Sekolah SMPN 5 Taman saat ditemui di kantornya pada Senin (31/7/23)

“Peni memaparkan bahwa, seragam tersebut terdiri dari seragam biru putih pramuka, batik pemasangan, seragam ciri khas sekolah, seragam olah raga beserta atribut,” paparnya

Selanjutnya menurut Peni, siswa siswi disini mayoritas muslim hingga semua seragam berbentuk baju muslim beserta kerudung untuk putri dan celana panjang untuk putra
“Disini kan mayoritas siswa siswinya muslim, jadi seragam panjang dan kerudung untuk yang muslim kami sediakan dan untuk siswi non muslim tidak menggunakan kerudung. Kalau untuk siswa putranya semua menggunakan celana panjang karena menurut kami itu lebih sopan,” ungkapnya

Saat di tanya tentang edaran dinas pendidikan kabupaten yang berisi larangan adanya iuran dan jualan di sekolah kepala sekolah mengatakan memang benar adanya, namun dirinya membandingkan dengan palang merah indonesia (PMI) yang juga termasuk kedalam siber pungli namun seolah olah di legalkan
“Pertanyaan saya kalo masalah PMI kan juga termasuk dalam siber pungli tapi nyatanya seolah olah di legalkan” Pungkas nya.

Sementara di tempat terpisah, menurut orang tua siswa yang enggan di sebut namanya, dia merasa keberatan karena menurutnya harga tersebut di atas harga pasar, “kalau di pasar kita bisa membeli dengan harga satu setel 100 rb itu sudah cukup bagus, untuk orang seperti saya yang tidak memiliki pendapatan pasti sangat memberatkan, daftar ulangnya memang gratis pak tapi nyatanya kita beli seragam yang diatas harga pasar sama saja kita bayar pak,” tuturnya

Saat awak media melakukan penelusuran ke toko yang diduga di tunjuk pihak sekolah untuk menjual seragam, pemilik toko yang tidak mau disebut nama membenarkan bahwa pihak sekolah SMPN 5 Taman melakukan pemesan ke tokonya, “kemarin SMPN 5 Taman memesan di toko kami untuk satu siswa 5 setel seragam dan saat ini sudah habis,” katanya

No More Posts Available.

No more pages to load.