Terkait Tercemarnya Sungai Cilangkahan, Sejumlah Warga Dukung Pergerakan Aliansi Peduli Lingkungan

oleh -5 Dilihat
img 20260913 wa0160

LEBAK,Revolusinews.com – Puluhan warga Desa Cilangkahan Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak yang terdampak langsung akibat tercemarnya Sungai Cilangkahan menggelar pertemuan bersama Aliansi Peduli Lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah warga mendukung pergerakan Aliansi Peduli Lingkungan Desa Cilangkahan dalam menyoroti tercemarnya Sungai Cilangkahan.

Suasana penuh harap dan tekad menyelimuti pertemuan warga seputar persoalan pencemaran Sungai Cilangkahan. Masyarakat menyampaikan aspirasi sekaligus harapan besar agar persoalan ini segera ditangani secara sungguh-sungguh dan tuntas.

Mewakili warga, Mani, menyampaikan keyakinan sekaligus harapan yang mendalam kepada Aliansi Peduli Lingkungan:

“Kami semua menaruh harapan yang sangat besar kepada Aliansi Peduli Lingkungan. Kami percaya perjuangan ini dijalankan demi kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan sendiri. Tetaplah berdiri tegak, teruslah menyuarakan kebenaran, karena di belakang kalian berdiri kami sebagai warga yang merasakan dampaknya setiap hari.” kata salahsatu warga, Mani, usai pertemuan yang berlokasi di Kampung Kalibaru Desa Cilangkahan, Minggu, (13/09/2026).

Warga lainnya, Bai Supardi, meminta agar pemerintah segera turun tanga untuk mengatasi tercemarnya Sungai Cilangkahan tersebut.

“Kami memohon dan sangat berharap kepada pemerintah, mukai dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan yang nyata. Jangan biarkan sungai ini terus rusak, ayo semua sama sama bergerak dan lakukan tindakan nyata,” ungkap Bai.

Sementara itu, Rudiana, Koordinator Aliansi Peduli Lingkungan, menyambut baik kepercayaan dan dukungan warga.

“Terima kasih kepada masyarakat semua atas kepercayaan ini. Kami tidak akan pergi duluan, kami tidak akan diam duluan. Dukungan dan harapan warga adalah kekuatan kami. Kami akan terus mengawal, menelusuri, dan menuntut hingga sungai kembali bersih dan hak warga terpenuhi.” kata Rudiana.

Kepada warga yang hadir, Rudiana juga menyampaikan langkah-langkah yang telah dilakukan dalam upaya mengawal permasalahan tercemarnya Sungai Cilangkahan.

“Selain mempersiapkan data dan dokumentasi, Kami juga sudah melaporkan hal ini ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak. Alhamdulillah DLH Kabupaten Lebak sudah melaksanakan uji lab dan hasilnya pun sudah ada. Dalam waktu dekat kami juga akan mengajukan audiensi baik dengan DPRD Lebak maupun DPR Provinsi Banten,” kata Rudiana.

Rudiana, mengaku semakin semangat dan yakin bahwa upaya yang dilakukan akan menuai hasil yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Kami yakin apabila dalam pergerakan ink lakukan dengan penuh semangat dan kebersamaan, maka akan menuai hasil yang memuaskan sesuatu dengan keinginan kita semua, yaitu kembalinya Sungai Cilangkahan dengan kondisi seperti semua, tidak tercemar oleh perusahaan-perusahaan yang diduga membuang lomba ke Sungai Cilangkahan,” terangnya.

Terakhir, Rudiana, apabila semua langkah tidak menuai hasil, maka aksi bersama warga adalah pilihan akhir untuk mengentaskan permasalahan tercemarnya Sungai Cilangkahan.

“Jika tidak ada perubahan juga, maka kami siap untuk sama-sama bersama warga untuk melakukan aksi besar-besar. Petisi keberatan atas tercemarnya Sungai Cilangkahan akan segera kami siapkan. Karena, dalam semua langkah ini kami mengedepankan fakta dan kepentingan warga, Kami akan sampaikan sesuai fakta,” tutupnya.(red)