BOGOR, Revolusinews.com — Pemerintah Desa (Pemdes) Bojongnangka terus melakukan peningkatan infrastruktur desa melalui program Bantuan Keuangan (Bankeu) Akselerasi Infrastruktur Desa Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026 merealisasikan dua pembangunan meliputi betonisasi jalan desa di Dusun 05 dan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di wilayah RW 016 Desa Bojongnangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana desa, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga. Keberadaan jalan yang memadai dan struktur penahan tanah yang sesuai kebutuhan teknis diharapkan dapat menunjang kenyamanan serta keselamatan masyarakat.
Berdasarkan informasi pada papan kegiatan proyek, pembangunan betonisasi jalan desa berlokasi di Dusun 05 dengan volume pekerjaan sepanjang 400 meter, lebar 5 meter, dan ketebalan 0,15 meter. Kegiatan tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp465.000.000, yang terbagi dalam dua tahap, yakni Tahap I sebesar Rp248.420.000 dan Tahap II sebesar Rp216.580.000.
Adapun pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) berlokasi di RW 016, dengan volume pekerjaan sepanjang 400 meter, tinggi 1 meter, dan ketebalan 0,20 meter. Pekerjaan tersebut tercatat memiliki nilai anggaran sebesar Rp205.000.000, dengan waktu pelaksanaan selama 30 hari.

Kedua kegiatan tersebut bersumber dari Bantuan Keuangan Akselerasi Kabupaten Bogor dan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Bojongnangka. Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan betonisasi jalan desa memiliki waktu pelaksanaan selama 20 hari.
Kepala Desa Bojongnangka, H. Amir Arsyad, S.Pd.I., bersama Ahmad selaku Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui program Bantuan Keuangan Akselerasi Infrastruktur Desa Tahun Anggaran 2026.
Menurut H. Amir Arsyad, dukungan anggaran tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pembangunan infrastruktur desa, sekaligus membantu pemerintah desa memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap sarana dan prasarana yang lebih baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Bogor, Rudy Susmanto, atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Desa Bojongnangka melalui program bantuan keuangan infrastruktur desa. Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung pembangunan di wilayah kami. Kami berharap program tersebut dapat terus berlanjut agar pembangunan semakin merata dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Senada dengan Kepala Desa, Ahmad selaku TPK Desa Bojongnangka menyampaikan bahwa pelaksanaan pekerjaan mengacu pada perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Pihaknya juga menekankan pentingnya memperhatikan kualitas pekerjaan, ketentuan yang berlaku, serta target waktu penyelesaian.
Menurutnya, betonisasi jalan desa diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses transportasi masyarakat, sedangkan pembangunan TPT ditujukan untuk membantu menjaga kestabilan tanah sesuai kondisi dan kebutuhan teknis di lokasi pekerjaan.
Pembangunan infrastruktur desa tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga menyangkut kualitas hasil pembangunan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Karena itu, kesesuaian volume pekerjaan, spesifikasi teknis, penggunaan anggaran, serta ketepatan waktu pelaksanaan menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.
Keterbukaan informasi melalui papan proyek juga menjadi bagian dari upaya memberikan akses kepada masyarakat untuk mengetahui sumber pendanaan, nilai anggaran, volume pekerjaan, waktu pelaksanaan, dan pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan pembangunan.
Melalui program Bantuan Keuangan Akselerasi Infrastruktur Desa Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Desa Bojongnangka berharap pembangunan betonisasi jalan dan TPT dapat memberikan manfaat nyata bagi warga serta mendukung peningkatan kualitas infrastruktur desa secara berkelanjutan.






