Vivin Eka Budi Kembali Pimpin ACF Cilacap Masa Jabatan 2023 – 2027

oleh -1448 Dilihat
oleh
img 20231206 wa0020 11zon

CILACAP, Revolusinews.com – Asosiasi Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Cahaya Fortuna Cilacap menggelar pemilihan ketua masa jabatan 2023 – 2027 bertempat di Hotel Cilacap pada Rabu (6/12/2023).

Dalam bursa pencalonan dua kandidat siap berlaga dalam memperebutkan tongkat kepemimpinan, mereka adalah Vivin Eka Budi Wahyono, S.Kom, calon incumben sekaligus Kepala Cabang PT. Cikal Dian Astuti dan Mukiman, S.H Direktur PT. Timur Raya Jaya Lestari.

Hadir 48 Peserta pemilih perwakilan P3MI Kabupaten Cilacap, Asosiasi beserta Jajaran, Ketua panitia dan jajaran, Dewan pembina, Dewan penasehat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Cilacap Dikdik Nugraha, S.E., M.M, Kabid Penempatan Pelatihan Dinas Tenaga Kerja Cilacap, Firdaus Azy Mutia, Sp.,Si, Staf Disnakerin Sutiknyo, Kandidat Ketua Asosiasi.

img 20231206 wa0021 11zon

Mengawali pembukaan, Dikdik Nugraha, S.E., M.M, Kepala Disnakerin Kabupaten Cilacap mengucapkan terima kasih atas kerjasama baik antara Asosiasi Cahaya Fortuna bersama Disnakerin.

“Semoga pelaksanaan pemilihan berlangsung aman. Saya yakin semua yang hadir akan menggunakan hak pilihnya dengan baik,” ucapnya.

Dikdik berharap apa yang disampaikan panitia dalam sambutan terakomodir oleh ketua baru yang terpilih nanti.

Menanggapi masukan, keluhan pihak asosiasi, ia mengatakan akan mempelajari karena semua ada batas wilayah yang tak semua bisa dimasuki.

“Merupakan kewenangan asosiasi. Karena ada kepentingan pusat, jadi daerah tak bisa berbuat banyak. Kita ikuti alur prosedur yang ada saja. Insya Allah tak ada masalah. Kehadiran kami dalam rangka menyaksikan pemilihan Ketua, siapapun yang terpilih nanti semoga amanah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik-baiknya,” pesan Dikdik.

Prosesi selanjutnya yakni pemungutan suara. 48 orang perwakilan P3MI menggunakan hak pilih mereka dengan cara mencoblos tanda gambar dari calon.

Sebelumnya, ketua panitia menyampaikan tata cara aturan pemilihan. Tepat pukul 11. 45 WIB proses pemungutan dimulai, hingga pukul 13.00 WIB penghitungan hasil suara diumumkan. Dari hasil diperoleh bahwa calon nomor urut 01 atas nama Vivin Eka Budi Cahyono, S.Kom, mendapat  30 suara. Nomor urut 02, atas nama Mukiman, S.H, memperoleh 18 suara. Dengan demikian maka tongkat kepemimpinan, Ketua Asosiasi Cahaya Fortuna Cilacap kembali dipegang Vivin Eka Budi Cahyono, S.Kom, periode 2023 – 2027.

Saat dikonfirmasi, Ketua panitia, Suharto menyampaikan, bahwa dari penjaringan melalui aspirasi partisipasi teman ACF awal menunjuk 23 nama. Kemudian timbul 15 nama kandidat calon ketua.

“Panitia menyempurnakan, evaluasi kemudian verifikasi tentang kesanggupan, kesiapan terkait kompetensi. Hasil kami mengerucut dua kandidat yakni Mas Vivin Eka Budi Cahyono, S.Kom, dan Bapak Mukiman, S.H,” katanya.

Dijelaskannya, bahwa saat penetapan Ketua asosiasi periode 2019 hingga 2021 negara dilanda Covid-19, diakui asosiasi kurang efektif bahkan tiarap.

“Tahun 2022 ada info aturan baru nomor 9 tahun 2020 terkait ketentuan penempatan TKI luar negeri menggunakan sistem Zerocos sesuatu yang luar biasa,” ujar Harto.

“Tentu jadi hambatan buat teman-teman P3MI belum bisa kerja secara optimal. Suka tidak suka jadi ganjalan kerja asosiasi periode 2019 yang hanya berumur 4 tahun,” tutur Harto.

Ia berharap Ketua terpilih dapat melakukan maping, perbaikan sistem kerja asosiasi.

“Harapan kami Ketua asosiasi terpilih melakukan maping, perbaikan sistem, mengimplementasikan rencana-rencana program kerja,” harap Harto.

Ditemui usai acara, Vivin Ketua terpilih berjanji meneruskan program yang belum sempat terselesaikan dan akan meneruskan program yang belum dilaksanakan terkait tentang proses CPMI unprosedural.

“Program utama sosialisasi ke desa. Kami menggandeng Ketua PAPDESI, mana kantong CPMI untuk kita edukasi,” katanya.

Vivin yakin, bahwa apa yang ia lakukan nanti bisa mengcover permasalahan untuk mencegah CPMI memilih jalur salah.

“Kita edukasi langsung ke masyarakat, mana prosedur dan mana unprosedural, saya pastikan mereka pilih yang prosedural,” imbuhnya.

“Kami koordinasi, komunikasi dengan pihak terkait, P3MI, Kemenaker, Disnaker di Cilacap untuk mengatasi kendala-kendala yang ada di P3MI,” sambung Vivin.

Layanan birokrasi yang dianggap ribet salah satu program utama untuk segera ia kerjakan.

“Kita pertimbangkan antara pelayanan, ribetnya birokrasi agar nyaman, singkat, cepat, proses CPMI terutama dokumen,” bebernya.

Dirinya berharap dukungan berbagai pihak agar bisa melaksanakan tugas pekerjaan dengan baik.

“Dalam kompetisi ada menang ada kalah. Prinsip saya tetap komunikasi. Rival sebagai penyeimbang, oposisi. Apa yang menjadi program, kami perlu kritikan sebagai warna penyeimbang. Sebagai cambuk agar program bisa  berjalan. kita tak anti kritik. Kritik bagi kami penyemangat untuk lebih meningkatkan hasil kerja yang kita capai,” tutup Vivin.

No More Posts Available.

No more pages to load.